Oleh Bachtiar pada hari Sabtu, 30 Jan 2021 - 12:17:07 WIB
Bagikan Berita ini :

Tanggapi Kasus Abu Janda, Demokrat: Dangkal Intelektual

tscom_news_photo_1611983827.jpg
Didi Irawadi Syamsuddin Politikus Partai Demokrat (Sumber foto : Istimewa)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pemerintah diminta untuk menegakan hukum dan memberikan sanksi tegas serta tidak melindungi sedikitpun orang-orang yang berlaku rasis.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Departemen Luar Negeri dan Keamanan Nasional DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin saat merespon laporan DPP KNPI ke Bareskrim Polri atas dugaan twit rasis terhadap aktivis HAM Natalius Pigai yang dilakukan oleh Permadi Arya alias Abu Janda.

"Tegakkan hukum, beri sanksi tegas, jangan lindungi sedikitpun orang- orang rasis tersebut," tandas Politikus Demokrat itu dalam keterangan tertulis, Sabtu, (30/1/2021).

Didi pun menilai, selama 75 tahun Indonesia merdeka telah tercoreng oleh orang-orang yang baru saja melakukan tindakan rasisme terhadap Natalius Pigai.

"Tindakan yang sangat memalukan dan dangkal secara intelektual," kata Anggota DPR fraksi Partai Demokrat ini.

Didi menilai, ironis tindakan tersebut lantaran bukan saja mereka sudah mempermalukan diri sendiri, namun sudah melecehkan cita-cita mulia demokrasi serta hak asasi manusia (HAM).

"Di saat pemerintah sedang gencar-gencarnya memperkuat Pancasila. Utamanya menjaga kesatuan dan keutuhan tanah air tercinta Indonesia. Celakanya, konon mereka yang rasis pada Pigai tersebut, ada dalam barisan orang-orang yang mendukung penguasa," kata Didi.

Dengan demikian, Didi juga meminta, agar pemerintah dapat membersihkan
mereka dari barisan pendukung penguasa.

"Sebab saya percaya jauh lebih banyak orang-orang baik yang ada dalam barisan pendukung penguasa. Jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Juga terhadap oknum buzzer yang kerap bela penguasa di media sosial, yang masih saja mencari pembenaran atas rasisme terhadap Pigai tersebut, haruslah distop dan bersihkan," tandas Didi.

Didi menegaskan, Indonesia yang damai dan setara serta cita-cita mulia yang selamanya harus dijaga dan junjung tinggi.

"Jangan lagi ke depan harus tercoreng oleh orang-orang yang dangkal moral dan dangkal intelektual tersebut," pungkas Didi.

tag: #rasisme  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Perempuan Berperan Besar Menjaga Ketahanan Keluarga Menghadapi Pandemi Covid-19

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 16 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pandemi covid -19 telah berdampak besar bagi kehidupan masyarakat, yang langsung dirasakan setiap keluarga terutama dibidang kesehatan, ekonomi, pendidikan dan sosial ...
Berita

Jokowi Targetkan Pertumbuhan 7 Persen, Marwan Cik Asan: Pemerintah Terlalu Optimis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Target pertumbuhan ekonomi Indonesa melebihi 7 persen pada kuartal II 2021 dinilai anggota Komisi XI Marwan Cik Asan akan sangat berat. Dalam hal ini, jangan sampai ...