Oleh Ariful Hakim pada hari Senin, 01 Mar 2021 - 20:45:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Wujud Syukur, Doni Donorkan Plasma Konvalesen

tscom_news_photo_1614606317.jpg
Doni Monardo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-- Memenuhi janjinya, hari ini Senin 1 Maret 2021 pukul 15.30 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menjadi pendonor darah plasma konvalesen di Markas PMI Kramat Raya Jakarta Pusat. Seperti dimaklumi banyak orang, plasma darah penyintas infeksi Covid-19 yang disebut plasma konvalesen, sangat bermanfaat bagi proses kesembuhan pasien Covid-19 yang masih dalam masa perawatan.

Kita tentu ingat, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu belum lama pulih dari paparan Covid-19. Hari Sabtu (23/1/2021) ia mengumumkan dirinya positif tertular virus corona. Kejadian itu menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan.

Setelah menjalani isolasi mandiri tak kurang selama 20 hari lamanya, “panglima Covid-19” itu pun akhirnya dinyatakan negatif Covid-19. Doni menjalani tes PCR pada hari Jumat tanggal 12 Februari 2021 siang.

“Alhamdulillah tentu saya bersyukur kepada Allah SWT atas hasil negatif covid ini. Saya mengucapkan terima kasih, pertama-tama kepada keluarga. Istri, anak-anak, menantu serta cucu, adalah motivator terbaik saya sehingga tetap bersemangat menjalani isolasi mandiri mengenyahkan virus corona dari tubuh saya,” ujar Doni sebagaimana yang disampaikan Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB – Satgas Covid 19, Jumat tanggal 12 Februari 2021 kepada wartawan.

Berikutnya, Doni juga berterima kasih kepada dokter di rumah sakit, tim dokter Satgas Covid-19 dan BNPB atas segala dukungan dan perhatian yang telah diberikan. “Termasuk doa kawan-kawan, doa dari masyarakat demi kesembuhan saya,” tambah Doni.

Tak lupa, hari itu Egy menambahkan, “Doni Monardo resmi menyandang predikat ‘penyintas Covid-19’, dan siap menyumbangkan Plasma Konvalesen.”

“Ternyata tanpa diingatkan siapa pun, beliau ingat hal itu, dan hari Jumat lalu Pak Doni berkonsultasi dengan tim dokter Palang Merah Indonesia, dan hari ini Senin 1 Maret Doni berkunjung ke Markas PMI untuk donor plasma konvalesen. Saya ingin menyampaikan nilai keteladanan dari beliau tentang hakikat konsistensi serta satunya kata dan perbuatan,” tegas Egy, yang juga seorang jurnalis itu.

Egy menambahkan, ketika rapat koordinasi membahas plasma konvalesen beberapa bulan lalu, Doni Monardo begitu perhatian. Perlu dicatat, Doni -- saat itu -- dalam kondisi belum terpapar virus corona. Lalu kurang lebih satu-setengah-bulan kemudian positif corona.

“Dan saat dirinya berpredikat penyintas, langsung minta staf untuk mengatur mekanisme donor plasma konvalesen,” ujar Egy.

Dokter Linda Lukitari Ketua Bidang Pelayanan Darah Palang Merah Indonesia (PMI), yang mendampingi Doni saat donor plasma menyampaikan ihwal 15 kriteria inkluasi donor plasma konvalesen. Antara lain, berusia antara 18 sampai 60 tahun. Berat badan minimal 55 kg.

"Yang tak kalah penting, ada pernyataan sembuh dari pihak rumah sakit," kata dr Linda Lukitari.

tag: #satgas-covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Ragam

Tata Cara Berbuka Puasa saat Naik MRT

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 13 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan kebijakan khusus selama bulan Ramadhan, yakni penumpang diperbolehkan membatalkan puasa saat berada di dalam rangkaian kereta atau ...
Ragam

Suami Artis Yuyun Sukawati Resmi Jadi Tersangka Kekerasan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanudin mengatakan, suami artis Yuyun Sukawati, Fajar Umbara, telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan kekerasan terhadap ...