Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 30 Mar 2021 - 18:04:57 WIB
Bagikan Berita ini :

Hinca Minta LPSK Segera Datangi Saksi dan Korban Teror Gereja Makassar

tscom_news_photo_1617102297.jpg
Hinca Panjaitan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera mendatangi para saksi dan korban dari serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada hari Minggu (28/03/2021) sekitar pukul 10.30 WITA.

‘’Berikanlah jaminan dan perawatan kepada mereka sebagaimana yang diatur dalam undang-undang,” kata Hinca kepada wartawan, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, fokus pada korban juga penting, selain pencarian dan pengusutan pelaku beserta jaringannya.

‘’Bahwa polisi usut tuntas dan membongkar jaringan teroris pelaku bom bunuh diri ini, itu mendesak. Tapi perhatian terhadap korban, baik proses penyembuhan fisik mereka yang terkena maupun pemulihan psikologis, itu juga harus dijalankan segera. Bersamaan,’’ tambah Hinca.

Tentu saja, kata Hinca, semua korban serangan bom bunuh diri harus mendapatkan perawatan yang terjamin dan terbaik.

‘’Para korban harus dijamin pengobatan maka sebaiknya mereka ditempatkan di Rumah Sakit Bhayangkara atau rumah sakit milik Polri,” paparnya.

Beruntung, petugas keamanan di sana menghadang pengebom yang sempat berusaha mencoba membawa bom masuk ke dalam katedral hingga akhirnya diledakkan di depan gereja.

Selain itu, Hinca menyatakan kekagumannya pada petugas keamanan yang berhasil mengantisipasi pelaku bom bunuh masuk ke dalam gereja. Sebab jika petugas ini tidak curiga dan mencegah, bisa dibayangkan kerusakan dan korban yang ditimbulkan dari aksi tidak terpuji itu.

‘’Saya resek dan hormat kepada sekuriti gereja, karena beliaulah pelaku tidak sempat masuk ke dalam gereja pada saat itu. Beliau pantas mendapatkan penghargaan,” tuturnya.

Petugas keamanan yang mencegah pelaku masuk ke dalam gereja termasuk di antara korban luka, selain dan jemaat gereja lainnya.

Umumnya mereka mendapatkan uka mulai dari perut, kepala, di bagian leher, dada, muka, tangan dan kaki.
Di atas semuanya, Hinca mengutuk keras pemboman yang melukai 14 orang itu. Atas nama apapun, kata Hinca, tindakan terorisme tidak bisa dibenarkan.

“Kita kutuk keras serangan teroris di depan Gereja Katedral Makassar tadi,” tandasnya. ‘’Mari kita doakan Makassar, kita doakan Indonesia agar tidak ada lagi peristiwa-peristiwa seperti ini. Kita tetap jaga persatuan, kebersamaan dan toleransi,’’ tambahnya.

tag: #hinca-panjaitan  #partai-demokrat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Rumah Warga yang Balik ke Jakarta Akan Diberi Tanda

Oleh Rihad
pada hari Sunday, 16 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kodam Jaya memberikan tanda terhadap rumah warga balik ke Jakarta guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 usai ...
Berita

Investasi RI Berangsur Membaik, Muhaimin Beraharap Penanganan Pandemi Covid-19 Lebih Serius

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Indonesia diprediksi akan memasuki masa pemulihan pada triwulan II-2021. Salah satu indikator skenario prediktif tersebut adalah pertumbuhan realisasi nilai ...