Oleh Ariful Hakim pada hari Rabu, 31 Mar 2021 - 09:17:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Bertemu Ketum PPP, Airlangga Ngaku Belum Bahas Soal 2024

tscom_news_photo_1617157028.jpg
Airlangga Hartarto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya membahas soal ekonomi dan pembangunan. Ia mengatakan, belum ada pembahasan soal elektoral 2024.

"Itu akan dibahas lebih lanjut," kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (30/3/21).

Sebagai sesama menteri di kabinet Indonesia Maju, Airlangga mengatakan keduanya saat ini tengah fokus membangun kerja sama untuk memberi dukungan pada pekerjaan baik di pemerintahan maupun di parlemen kedepan.

Untuk diketahui saat ini Airlangga menjabat sebagai Menteri Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Sedangkan Suharso kini menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

"(Koalisi di 2024) Itu akan dibahas lebih lanjut. Yang penting kita kerja sama kan untuk pekerjaan pemerintahan ke depan yang membutuhkan dukungan dari pemerintah maupun di parlemen, itu yang kami bahas agar perekonomian kita tumbuh di atas 6 persen di 2023," jelasnya.

Selain itu, ia juga belum mau menjawab terkait satu suaranya kader Partai Golkar mendukung dirinya sebagai calon presiden (capres). Ia mengatakan, hal itu akan dibahas menjelang pilpres.

"Menjelang 2024," ucapnya.

PPP menyambangi Kantor DPP Partai Golkar pada Selasa (30/3/21) malam. Dalam pertemuan tersebut keduanya mengaku sepakat membentuk tim untuk persiapan rencana pembangunan jangka panjang nasional (RPJPN) 2025-2045.

"RPJP sampai 2024 tentu perlu dilanjutkan 2025-2045 sehingga Partai Golkar dan PPP sepakat untuk membentuk tim, sehingga tim tersebut nanti akan mempersiapkan ke arah RPJP 2025-2045," kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (30/3/21).

Hal senada juga disampaikan Suharso. Suharso mengaku ingin PPP bersama-sama dengan Partai Golkar menyusun RPJPN 2025-2045.

"Sebagaimana kita ketahui, rencana pembangunan jangka menengah 2020-2024 adalah bagian terakhir dari rencana pembangunan jangka panjang 2005-2024 yang sama-sama pada waktu itu dibidani oleh PPP dan Golkar. Jadi, kesamaan sejak membentuk undang-undang itu, kami ingin lanjutkan pada masa yang akan datang," jelas Suharso.

tag: #partai-golkar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
TStrending
#1
Berita

Rumah Warga yang Balik ke Jakarta Akan Diberi Tanda

Oleh
pada hari Sunday, 16 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kodam Jaya memberikan tanda terhadap rumah warga balik ke Jakarta guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 usai ...
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Rumah Warga yang Balik ke Jakarta Akan Diberi Tanda

Oleh Rihad
pada hari Sunday, 16 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kodam Jaya memberikan tanda terhadap rumah warga balik ke Jakarta guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 usai ...
Berita

Investasi RI Berangsur Membaik, Muhaimin Beraharap Penanganan Pandemi Covid-19 Lebih Serius

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Indonesia diprediksi akan memasuki masa pemulihan pada triwulan II-2021. Salah satu indikator skenario prediktif tersebut adalah pertumbuhan realisasi nilai ...