Oleh Rihad pada hari Selasa, 13 Apr 2021 - 08:18:49 WIB
Bagikan Berita ini :

Pasar Inpres Pasar Minggu Terbakar 392 Kios Hangus

tscom_news_photo_1618276729.jpg
Petugas sedang memadamkan api (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pasar Inpres Pasar Minggu terbakar. Api baru bisa dipadamkan pada Selasa (13/4) dini hari sekitar pukul 00:58 WIB. Kepala Sektor IX Pasar Minggu Sudin Gulkarmat Jaksel Moch Arief menyebut, ada 392 kios yang terbakar. "Di lantai basemen 268. Di atas 124. Di lantai dasar. Jadi lantainya itu basemen, lantai dasar, lantai 1, 2, 3," kata Arief kepada wartawan di lokasi, Selasa (13/4).

Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Menurut dia, sampai saat ini belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka.

"Sampai sekarang belum diketahui," jelasnya.

Dalam peristiwa kebakaran ini sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan ke lokasi kejadian.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Selatan, Herbert Flider Lumban Gaol mengatakan, api yang membakar Pasar Inpres Pasar Minggu, berasal dari basement pasar tersebut.

“Pada saat petugas tiba di lokasi ternyata api ada di posisi basement,” ujar Herbert kepada awak media di lokasi kebakaran, Senin, 12 April 2021. Dia menambahkan, "Yang terbakar dari lantai basement, dari keterangan warga pedagang api berasal dari basement. Belum diketahui asal api karena masih menunggu pihak kepolisian."

Herbert mengatakan, gedung Pasar Inpres Pasar Minggu terdiri dari lima lantai, dengan total 388 lapak di antaranya 268 lapak di basement dan 120 lantai dasar.

"Lantai basement tempat lapak-lapak pedagang yang terbakar, lantai dua juga lapak pedagang, lantai satu kantor, lantai dua parkir motor, dan lantai tiga area parkir mobil," ujar Herbert

tag: #kebakaran  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement