Opini
Oleh Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa pada hari Tuesday, 27 Apr 2021 - 12:59:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Jokowi-Anies Sebenarnya Kompak, Terlihat Retak Karena Apa?

tscom_news_photo_1619500843.jpg
Tony Rasyid (Sumber foto : Ist)

Sesungguhnya, tidak ada masalah antara Jokowi dengan Anies. Keduanya adalah pemimpin yang tidak saja memiliki hubungan baik, tapi bisa bersinergi dalam konteks kenegaraan. Jokowi Presiden RI, dan Anies Gubernur DKI, dimana istana dan ibu kota itu berada.

Indonesia punya masa depan. Jokowi dan Anies adalah pemimpin hari ini, keduanya punya tanggung jawab menyiapkan masa depan terbaik bagi Indonesia.

Jika ada yang melihatnya terbalik, seolah ada masalah antara presiden dengan Gubernur, itu lantaran ulah sejumlah "oknum" di lingkaran kekuasaan yang oleh banyak pihak dianggap "cari muka" ke istana. Ulah "oknum" pejabat ini yang ikut merawat kegaduhan dan keterbelahan anak bangsa.

Rakyat terbelah, itu memang fakta. Pendukung Jokowi dan eks pendukung Prabowo berada di dua sisi dalam situasi ketegangan. Prabowo merapat ke Jokowi, tak juga reda ketegangan itu. Rakyat tetap terbelah. Mereka yang kecewa terhadap Jokowi, dan juga Prabowo, memilih jadi oposisi.

Ketegangan semakin tinggi eskalasinya ketika sejumlah tokoh eks pendukung Prabowo harus berurusan dengan hukum. Dinamikanya makin tidak kondusif secara politik, dan ini berefek secara ekonomi. Situasi ini membuat banyak pihak merasa khawatir akan masa depan bangsa.

Rakyat ingin kegaduhan ini segera diakhiri. Melihat banyak fakta dan dinamikanya, keterbelahan diprediksi akan berakhir pasca 2024. Dengan catatan, sosok pemimpin masa depan Indonesia didukung oleh dua pihak, yaitu pendukung Jokowi dan eks pendukung Prabowo.

Saat ini, sosok Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta santer namanya disebut sebagai capres potensial di 2024. Anies tokoh terpopuler dan oleh sejumlah survei kredibel, Anies tertinggi elektabilitasnya.

Kepada Anies, eks para pendukung yang kecewa terhadap Prabowo, mereka memiliki harapan. Jika Jokowi juga memberikan dukungan kepada Anies, maka kedua pihak yang selama ini berseberangan dan bersitegang akan bertemu. Sampai di titik ini, kegaduhan akan dapat segera berakhir.

Melalui Anies, kepentingan kedua pihak, baik kubu Jokowi maupun eks pendukung Prabowo akan terakomodir. Hal ini mengingat Anies tipe pemimpin yang merangkul, komunikatif, dan bisa berdialog dengan semua pihak, selama tidak mengorbankan kepentingan bangsa.

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #jokowi  #anies-baswedan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Puasa, Langkah Awal Memulihkan Perekonomian

Oleh Ichsanuddin Noorsy
pada hari Minggu, 09 Mei 2021
Bulan Ramadhan memberikan pembelajaran bahwa kehidupan harus ditekuni dengan kejujuran, kebersahajaan dan kepatutan (tidak serakah), nir persepsi, serta nafsu yang harus dikendalikan. Harus jujur ...
Opini

Menuju Perubahan Bangsa Secara Demokratis

Banyak hal yang harus dikerjakan bila ingin membangun demokrasi yang sehat khususnya dalam kaitan dengan Pilpres langsung dan Pemilu. Karena umum sudah tahu bahwa Pilpres/ Pemilu diduga diatur oleh ...