Oleh windarto pada hari Kamis, 29 Apr 2021 - 10:02:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Klaster Perkantoran Meningkat, Wibi: Jangan Pernah Abaikan 3M

tscom_news_photo_1619665365.jpg
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengingatkan agar perusahaan-perusahan di Ibu Kota harus tetap ketat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Wibi menanggapi tingginya lonjakan kasus penularan COVID-19 dari klaster perkantoran.

Disampaikan Wibi, seseorang yang sudah divaksin bukan berarti sudah bisa terbebas dari ancaman Covid-19. Dirinya mengingatkan pentingnya tetap menjalankan protokol kesehatan, yang sudah dianjurkan pemerintah.

"Jangan ada kelonggaran dalam menerapkan protokol kesehatan. Jangan merasa tubuh sudah kebal, dan bisa terbebas dari ancaman Covid-19, kalau kita sendiri tidak menjalankan protokol kesehatan," kata Wibi kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Wibi mencontohkan dirinya yang sudah divaksin. Meski sudah menjalani dua kali tahap vaksin covid-19, dia sendiri masih tetap ekstra, dan tidak abai akan protokol kesehatan. Sebab dirinya sadar betul jika virus akan tetap ada.

"Masker tidak pernah lepas ketika saya berada di luar, dan bertemu orang. Bahkan hand sanitizer selalu ada di saku celana saya," kata Wibi.

Dia melihat adanya lonjakan klaster perkantoran di DKI Jakarta karena kelengahan dari sebagian masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, juga euforia setelah pemberian vaksin yang diyakini bisa membuat diri aman dari virus.

"Jangan pernah abaikan 3M. Jangan mentang-mentang sudah divaksin lalu kita merasa kebal. Kesehatan diri kita ditentukan oleh kita sendiri," kata Wibi.

Kasus klaster perkantoran Covid-19 di DKI Jakarta naik dua kali lipat dalam satu pekan terakhir. Berdasarkan catatan Pemprov DKI Jakarta, pada periode 12-18 April 2021 jumlah kasus positif di perkantoran menjadi 425 kasus di 177 kantor. Padahal pekan sebelumnya hanya 157 kasus positif di 78 perkantoran.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Jakarta

Jangan Takut, Anies Tidak Melarang Warga Masuk Jakarta

Oleh Rihad
pada hari Senin, 17 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan kebijakan Pemprov DKI Jakarta melakukan skrining bukan bermaksud melarang orang masuk Jakarta. Anies mengatakan bahwa ...
Jakarta

Anies Minta Vaksin AstraZeneca Jangan Dipakai untuk Anak Muda

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan minta adanya evaluasi penggunaan AstraZeneca. Hal ini terkait kasus pria berusia 22 tahun asal Buaran, Jakarta, Trio Fauqi Virdaus yang ...