Oleh windarto pada hari Minggu, 02 Mei 2021 - 12:04:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Kerumunan Pasar Tanah Abang, Fraksi NasDem DKI: Perputaran Ekonomi dan Prokes 5M Harus Berjalan Seiring

tscom_news_photo_1619931848.jpg
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Wibi Andrino (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta mengingatkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan, untuk mencegah penularan COVID-19.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Wibi Andrino terkait terjadinya kerumunan masyarakat saat menyiapkan kebutuhan jelang lebaran, seperti di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, sabtu kemarin.

"Kami sangat menyayangkan masih adanya masyarakat yang abai akan protokol kesehatan," kata Wibi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/5/2021).

Wibi sendiri bisa merasakan keinginan masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 2021. Namun Wibi mengimbau masyarakat harus sadar betul dan taat akan Protokol Kesehatan anti covid-19.

"Seharusnya masyarakat bisa menahan diri, menahan hasrat untuk berbelanja, ingat selalu akan Prokes anti Covid-19," kata Wibi.

Dirinya mengingatkan akan pentingnya 5M, yakni Memakai masker; Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir; Menjaga jarak; Menjauhi kerumunan; Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Agar persoalan serupa tidak terulang, Wibi menyarankan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), juga personel Kepolisian dan TNI, dalam hal ini yang terlibat Satgas Covid-19, agar di lapangan bisa membantu menegakkan protokol kesehatan anti Covid-19.

Bukan hanya itu, perlu juga diikut sertakan personel Kepolisian dan tentunya mereka yang menjadi otoritas dan memiliki kewenangan.

Selain itu, dia menyarankan agar didirikan posko pengamanan di Pasar Tanah Abang untuk pengawasan protokol kesehatan masyarakat. "Ini harus disikapi serius. Pemprov harus tegas, masyarakat harus sadar akan pentingnya Prokes anti Covid-19," kata Wibi.

Agar perputaran roda ekonomi dan penerapan protokol kesehatan tetap berjalan seiringan, Wibi mengusulkan agar ada pembatasan masyarakat yang berbelanja di Pasar Tanah Abang.

Dijelaskan Wibi, pembatasan itu yakni dengan memprioritaskan masyarakat pembeli dengan kuota grosiran, untuk antar kota. Sedangkan pembeli untuk pribadi, diarahkan ke penjual non grosiran.

Pada Sabtu siang, Pasar Tanah Abang ramai didatangi pengunjung. Dalam video yang viral di media sosial, para pengunjung tersebut terlihat berbelanja sambil berdesak-desakan dan tanpa jaga jarak.

Di Blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang, Jakpus, para pengunjung terlihat berdesak-desakan. Mereka berbelanja dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Jakarta

Jangan Takut, Anies Tidak Melarang Warga Masuk Jakarta

Oleh Rihad
pada hari Senin, 17 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan kebijakan Pemprov DKI Jakarta melakukan skrining bukan bermaksud melarang orang masuk Jakarta. Anies mengatakan bahwa ...
Jakarta

Anies Minta Vaksin AstraZeneca Jangan Dipakai untuk Anak Muda

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan minta adanya evaluasi penggunaan AstraZeneca. Hal ini terkait kasus pria berusia 22 tahun asal Buaran, Jakarta, Trio Fauqi Virdaus yang ...