Oleh windarto pada hari Senin, 03 Mei 2021 - 14:44:25 WIB
Bagikan Berita ini :

World Press Freedom Day, Wibi Berharap Tak Ada Lagi Kekerasan Terhadap Jurnalis

tscom_news_photo_1620027865.jpg
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengatakan, peran pers sangat vital. Pers bukan hanya menyampaikan sebuah informasi pada masyarakat, melainkan juga pilar keempat demokrasi atau fourth estate dalam negara yang menganut sistem demokrasi seperti Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Wibi kepada wartawan, di Jakarta, Senin (3/5/2021), dalam memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day (WPFD) 2021.

"Selamat Hari Kebebasan Pers. Peran Pers sangat vital, dan Pers adalah Pilar Keempat Demokrasi," kata Wibi Andrino.

Pers, kata Wibi, berperan juga sebagai alat kontrol bagi pemerintah. Pers memiliki hak untuk mengkritik berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Selain itu, pers juga berperan sebagai penyalur aspirasi rakyat.

Pada Hari Pers Dunia tahun ini, dirinya menaruh harapan besar agar Pers juga bisa berperan menanggulangi hoax. Sebab, di era digital saat ini, makin banyak hoax, yang jika tidak dibasmi tentunya akan berdampak buruk.

Bukan hanya itu, di Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini, Wibi berharap tidak ada lagi kekerasan yang dialami oleh jurnalis maupun wartawan. Dia mengaku jengkel dan kesal bila mendengar kabar ada jurnalis ataupun wartawan yang mendapatkan perlakuan kasar dari oknum-oknum tertentu.

Wibi mengaku sangat menghormati profesi jurnalis juga wartawan. Disampaikan Wibi, peran Jurnalis juga wartawan sangat penting untuk mencari fakta, mengumpulkan data dan menyampaikan peristiwa yang terjadi, agar dapat diketahui oleh seluruh masyarakat di penjuru negeri.

"Menjadi seorang jurnalis tentu tidak mudah karena menghadapi banyak tantangan, ancaman, dan bahaya. Apalagi jika yang diliput adalah persoalan konflik besar. Nyawa jurnalis bisa menjadi taruhannya," kata Wibi.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Jakarta

Jangan Takut, Anies Tidak Melarang Warga Masuk Jakarta

Oleh Rihad
pada hari Senin, 17 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan kebijakan Pemprov DKI Jakarta melakukan skrining bukan bermaksud melarang orang masuk Jakarta. Anies mengatakan bahwa ...
Jakarta

Anies Minta Vaksin AstraZeneca Jangan Dipakai untuk Anak Muda

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan minta adanya evaluasi penggunaan AstraZeneca. Hal ini terkait kasus pria berusia 22 tahun asal Buaran, Jakarta, Trio Fauqi Virdaus yang ...