Bisnis
Oleh Rihad pada hari Tuesday, 18 Mei 2021 - 08:00:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Hari Ini Jangkau Ribuan Karyawan

tscom_news_photo_1621293647.jpeg
Ilustrasi vaksinasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pemerintah bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan memulai penyuntikan perdana program Vaksinasi Gotong Royong pada Selasa (18/5/2021).

Di antara perusahaan yang memulai vaksinasi gotong royong, termasuk Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas yang memvaksinasi 4.000 orang karyawan di PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk Tangerang Mill. Kemudian 600 karyawan Marunda Refinery Sinar Mas Agribusiness and Food dan terus bertambah menjangkau 3.000 karyawan.

Vaksinasi Gotong Royong merupakan vaksinasi kepada karyawan/karyawati, keluarga, dan individu lain terkait dalam keluarga yang pendanaannya ditanggung oleh badan hukum/badan usaha.

PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) akan jadi penyedia vaksinnya. Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Nurtjahjo Walujo Wibowo menjelaskan bahwa Kimia Farma Group telah melakukan berbagai persiapan. “Berbagai pembenahan lainnya di internal KFD [PT Kimia Farma Diagnostika] telah kami lakukan, seperti sistem pengawasan internal, penguatan sistem layanan dan supporting dengan mengedepankan aplikasi digital dan cashless, serta berbagai langkah pembenahan lainnya," urainya, Senin (17/5/2021).

Vaksinasi pekerja ini menggunakan jenis vaksin Sinopharm. Dalam pasal 7, ayat (4) Permenkes No. 10/2021 menyebutkan bahwa jenis vaksin yang digunakan dalam Vaksinasi Gotong Royong harus berbeda dengan Vaksinasi Program yang dijalankan oleh pemerintah.

Sampai saat ini, Indonesia menggunakan tiga jenis vaksin, yaitu Sinovac, Sinopharm, dan AstraZeneca.

Nurtjahjo menuturkan, selama ini Kimia Farma sudah melaksanakan kegiatan distribusi vaksin dan implementasi vaksinasi dengan profesionalisme tinggi.

"Salah satunya kami mengembangkan layanan digital vaksinasi secara end to end mulai dari hulu hingga hilir (layanan). Melalui sistem ini, dapat dilakukan tracing terhadap identitas peserta vaksinasi, nomor vial vaksin, dan sertifikat vaksin,” tuturnya.

Corporate Secretary Kimia Farma Ganti Winarno P. mengatakan bahwa vaksinasi Gotong Royong Kimia Farma memiliki berbagai kelebihan, seperti kode batang (barcode) untuk mempermudah proses tracing (pelacakan).

Selain itu, digitalisasi pelayanan antrean diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan memudahkan calon penerima vaksin.

“Jadi, untuk pendaftaran kami bantu dengan aplikasi Kimia Farma Mobile, mulai dari upload data dan terkoneksi ke dalam Sistem Informasi satu data. Kemudian peserta mendapatkan notifikasi dan dapat diketahui jam berapa harus antre, kemudian mereka disuntik. Bahkan, kita bisa langsung scan vial ID. Start Vaksinasi Gotong Royong, kita sudah bisa menggunakan sistem antrean ini yang terkoneksi ke dalam satu data,” ujar Ganti.

tag: #vaksin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Prudential Tingkatkan Akses Masyarakat Terhadap Asuransi Lewat Teknologi

Oleh Rihad
pada hari Sunday, 20 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-PT Prudential Life Assurance menggandeng perusahaan pialang asuransi PT PasarPolis Insurance Broker (PPIB), afiliasi dari PT PasarPolis Indonesia (PasarPolis), sebagai salah ...
Bisnis

Perusahaan Asuransi Adakan Sentra Vaksinasi dengan Target 4 Ribu Orang, Silakan Daftar

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) bersama beberapa perusahaan asuransi telah membuka sentra vaksinasi COVID-19 di Lakespra Saryanto, Pancoran, Jakarta Selatan yang ...