Bisnis
Oleh Rihad pada hari Monday, 07 Jun 2021 - 23:47:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Aplikasi Pulse Prudential Indonesia Mempermudah Akses Informasi Seputar COVID-19

tscom_news_photo_1623077288.jpg
Ilustrasi COVID-19 (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Melalui aplikasi Pulse by Prudential (Pulse), Prudential Indonesia masyarakat mudah mengakses informasi seputar COVID-19. Selain itu masyarakat juga bisa memeriksa kesehatan, hingga mendaftarkan diri dalam program vaksinasi COVID-19 gratis pemerintah. Pulse merupakan aplikasi kesehatan milik Prudential yang didukung oleh teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengelola kesehatan serta meningkatkan pola hidup sehat.

Pulse dapat diunduh secara gratis di Apple App Store dan Google Play Store. Hingga 23 Mei 2021, Pulse telah diakses oleh lebih dari 7,6 juta orang di Indonesia.

“Kami percaya pada peran penting teknologi dalam mendukung upaya kami untuk memudahkan akses masyarakat dalam memperoleh perlindungan kesehatan dan finansial. Salah satu inisiatif terbaru kami adalah mendukung percepatan program vaksinasi pemerintah dengan memanfaatkan fitur dan layanan yang terintegrasi dalam satu platform Pulse.Dengan tambahan fitur baru ini, Prudential Indonesia makin meningkatkan kapabilitas Pulse sebagai solusi terintegrasi bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi," kata Dr. Dian Budiani, Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia menjelaskan,

Melalui Pulse, masyarakat bukan hanya dapat mendaftar program vaksinasi gratis pemerintah di sentra vaksinasi Prudential Indonesia, namun juga menikmati beragam layanan lainnya terkait COVID-19, seperti mengakses informasi mengenai COVID-19, pemeriksaan kesehatan dan gejala penyakit dengan bantuan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), konsultasi online dengan dokter sebelum dan sesudah vaksinasi, hingga mendapatkan perlindungan jika terjadi komplikasi pascavaksinasi.

Prudential Indonesia melihat pentingnya untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Indonesia dalam mempercepat program vaksinasi nasional sebagai salah satu upaya untuk membawa Indonesia keluar dari pandemi, salah satunya dengan membuka sentra vaksinasi yang bertempat di area kantor Prudential Indonesia, PRUUniversity, di lantai 2 Kota Kasablanka sejak 15 April 2021 sampai Desember 2021.

Sejak dibuka hingga saat ini, sentra vaksinasi Prudential Indonesia telah melayani lebih dari 5.700 peserta program vaksinasi gratis pemerintah, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat.

Saat ini, kelompok prioritas vaksinasi yang dilayani di PRUUniversity di antaranya adalah masyarakat berusia 50 tahun ke atas (pralansia & lansia) pemegang KTP Jakarta atau Surat Keterangan Domisili DKI Jakarta, dan selanjutnya akan mengikuti tahap prioritas penerima vaksinasi sesuai arahan pemerintah. Para sasaran prioritas ini dapat mendaftarkan diri atau didaftarkan oleh anggota keluarga mereka melalui Pulse.

Sejak Januari tahun lalu, Prudential Indonesia telah melakukan rangkaian inisiatif untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan COVID-19. Pada Februari 2021, Prudential Indonesia juga telah meluncurkan Program Santunan Rawat Inap Pascavaksinasi yang dapat diperoleh secara bebas biaya di Pulse.

Masyarakat yang terdaftar pada program ini dapat memperoleh santunan tunai sebesar Rp1 juta per hari (maksimal 10 hari) sebagai bantuan jika penerima vaksin harus dirawat di rumah sakit karena mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dalam kurun waktu 14 hari kalender setelah vaksinasi.

tag: #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Kisah Sukses UMKM Asal Depok Lakukan Digitalisasi Bisnis Berkat Pendampingan Telkom

Oleh Bachtiar
pada hari Senin, 14 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Berbagai cara dilakukan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempertahankan usahanya selama pandemi Covid-19 terjadi. Salah satu langkah yang diambil dan ...
Bisnis

Ketua APPSI: Sembako Dikenai PPN Tanda Pemerintah Bokek

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap kebutuan bahan pokok (sembako) membuktikan negara sedang tidak punya uang alias bokek. Rencana ...