Bisnis
Oleh Rihad pada hari Wednesday, 09 Jun 2021 - 19:59:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Sejumlah Gerai McDonald's Langgar Prokes, Sebagian Ditutup

tscom_news_photo_1623242932.png
Antrean di McDonald's (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Sejumlah gerai McDonald"s di Jakarta Pusat disegel dan ditutup sementara imbas dari kerumunan pemesanan paket "BTS Meal". Kepala Satpol Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat Bernard Tambunan menjelaskan sanksi penutupan sementara terpaksa dilakukan. "Di Gambir 2, Menteng 2 dan Senen 1. Jadi kami segel sementara dari hari ini sampai Kamis besok karena ada kerumunan antrean ojol pada saat ambil pesanan promo "BTS Meal" itu," kata Bernard.

Bernard menjelaskan McDonald"s hanya dikenai sanksi penutupan sementara karena baru melanggar protokol kesehatan satu kali. Jika terjadi lagi, McDonald terancam dikenakan denda Rp50 juta.

Kapolsek Gambir AKBP Kade Budiyarta juga melakukan penyegelan sementara di McDonald"s Stasiun Gambir selama 1x24 jam.

"Penyegelan 1x24 jam dan setelah itu apabila melanggar mereka akan dikenakan sanksi denda Rp50 juta," kata Kade.

Kade menjelaskan bahwa kerumunan pengemudi ojek daring itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Ia menyebutkan ada lebih dari 100 pengemudi ojek daring yang mengantre di McD Stasiun Gambir untuk mengambil pesanan "BTS Meal" dari pelanggan.

"Itu 100 orang yang ada di sana, sementara di aplikasinya itu tercatat ada 200 orderan. Artinya ada lagi yang masih di jalan dan akan bertambah ramai," kata dia.

Kepolisian bersama TNI dan Satpol PP terpaksa membubarkan antrean tersebut dan meminta pihak McDonald"s menghentikan pemesanan.

Surabaya

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meminta aplikasi BTS Meal atau menu promosi baru yang dikeluarkan McDonald"s di Kota Surabaya, Jatim, Rabu, dihentikan karena menyebabkan kerumunan warga.

"Yang bikin kerumunan itu adalah aplikasi BTS-nya. Itu yang kami minta dihentikan. Penjualan lainnya tetap boleh dilaksanakan," kata Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Eddy Christijanto di Surabaya, Rabu.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya memperingatkan Satgas COVID-19 Mandiri McDonalsd"s harus aktif untuk mengurai dan mencegah agar tidak terjadi kerumunan.

Menurut dia, ada tiga gerai McDonald"s di Kota Surabaya yang sempat diperingati pihak Satpol PP dan kepolisian setempat, yakni di Jalan Basuki Rachmat, Plaza Marina dan Jalan Yonosuwoyo.

"Jadi tidak ada yang disegel. Cuma yang di Plaza Marina diberikan denda administrasi karena kerumunannya padat dan satgas COVID-19 mandirinya tidak jalan. Sedangkan yang di Jalan Basuki Rachmat dilakukan penghentian penjualan BTS oleh Polsek Genteng," ujarnya.

Kapolsek Genteng Kompol Hendry F Kennedy menambahkan, pihaknya meminta manajemen McDonald"s di Jalan Basuki Rachmat untuk menutup operasionalnya sementara.

"Kami minta tutup dulu pukul 13.30 WIB. Karena makin ramai, potensi kerumunannya besar. Orang ramai, dari ojol juga ada promo BTS-BTS itu," kata Kennedy.

Selain itu, Kennedy juga mengimbau kepada pengelola McDonald"s setempat agar melakukan komunikasi dengan manajemen pusat tentang rekayasa dan teknis evaluasi penjualan sesuai protokol kesehatan.

Diketahui, McDonald"s merilis produk makanan yakni BTS Meals buah dari kerja sama restoran itu dengan grup penyanyi asal Korea Selatan yakni BTS. Adapun BTS Meals yang berlaku mulai Rabu ini hanya bisa dipesan secara lantatur (drive thru) dan juga bisa melalui aplikasi jasa pengantaran daring dengan ojek daring.

Malang

Gerai makanan cepat saji McDonald"s yang terletak di Jalang Sunandar Priyo Sudarmo, Kota Malang, Jawa Timur diberikan surat peringatan akibat melanggar protokol kesehatan COVID-19, karena menyebabkan kerumunan.

Kepala Seksi Operasi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang Antonio Viera mengatakan bahwa dari empat gerai makanan cepat saji yang ada di Kota Malang, ada satu gerai yang menyebabkan kerumunan dalam jumlah besar.

"Dari empat outlet McD, hanya di Jalan Sunandar Priyo yang ramai, untuk lainnya tidak terlalu. Kami beri surat peringatan karena melanggar kapasitas, antrean sangat berjubel," kata Antonio, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.

Pada Rabu, mulai pukul 11.00 WIB, restoran cepat saji McDonald"s (McD) mulai menawarkan promo BTS Meal. Akibat promo tersebut, antrean para ojek online menumpuk di gerai-gerai makanan siap saji tersebut.

Kerumunan para pengemudi ojek online tersebut, dilaporkan mulai mengalami peningkatan sejak pukul 13.00 WIB. Beberapa gerai di Kota Malang yang terletak di Sarinah, Watugong, dan Kayutangan menutup pemesanan via ojek online.

Surat peringatan tersebut, lanjut Anton, sapaan akrabnya, diberikan lantaran pihak manajemen tidak memperhatikan protokol kesehatan penanganan COVID-19, dan mengakibatkan timbulnya kerumunan pada saat mengantre pesanan."Betul, kami SP, karena melanggar protokol kesehatan," kata Anton.

tag: #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Ketua BPK Nyatakan Utang RI Lampaui Batas IMF, Apa Jawaban Bappenas?

Oleh Rihad
pada hari Wednesday, 23 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna khawatir, tren penambahan utang pemerintah dan biaya bunganya telah melampaui pertumbuhan Produk Domestik Bruto ...
Bisnis

Prudential Tingkatkan Akses Masyarakat Terhadap Asuransi Lewat Teknologi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-PT Prudential Life Assurance menggandeng perusahaan pialang asuransi PT PasarPolis Insurance Broker (PPIB), afiliasi dari PT PasarPolis Indonesia (PasarPolis), sebagai salah ...