Oleh Bachtiar pada hari Jumat, 11 Jun 2021 - 20:05:04 WIB
Bagikan Berita ini :

UMKM Jangan Ragu, Segera Perluas Pasar melalui Jalur Digital Bersama Telkom

tscom_news_photo_1623416704.jpeg
Pemilik Batik Puri Ambary, Ambar Lulis (kiri) bersama Tim Rumah BUMN Telkom, Landung memamerkan produk masker bermotif Batik Depok sebagai salah satu inovasi produk di masa pandemi dari Galeri Puri Ambary Depok, beberapa waktu yang lalu. (Sumber foto : Humas PT. Telkom)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Perluasan pasar untuk meningkatkan penjualan produk kerap menjadi rintangan
yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tak sedikit pelaku UMKM yang belum memiliki strategi serta mengetahui cara pemasaran yang baik atau sesuai perkembangan
jaman.

Salah satu pelaku UMKM yang sempat terkendala untuk memperluas pasarnya adalah Ambar Lulis.

Dia adalah perajin batik asal Depok. Ambar merupakan pendiri merek Batik Puri Ambary.
Sebelum pandemi Covid-19 terjadi, brand batik milik Ambar banyak dilirik masyarakat. Daya tarik Batik Puri Ambary terletak pada motifnya yang khas, yakni bertema warna, kekayaan alam, serta simbol Kota Depok seperti buah belimbing, gong si bolong, dan kemiri londo.

“Perbedaan batik Depok dengan batik lain adalah batik khas Depok mengambil inspirasi dari warna, kekayaan alam, sosial, dan budaya Depok seperti motif buah belimbing, tari topeng, dan sungai,” ujar Ambar.

Selain memiliki daya tarik dari motifnya yang unik, Batik Puri Ambary juga memikat karena proses pembuatannya murni menggunakan pewarna alami. Berkat keunggulan-keunggulan tersebut, tak heran apabila Batik Puri Ambary memiliki daya tawar tersendiri di mata para penikmat batik.

Meski mengantongi beragam keunggulan, ada sejumlah kekurangan yang sempat dimiliki Batik Puri Ambary.

Ambar bercerita, awalnya digitalisasi bisnis yang ia geluti tidak berjalan maksimal. Kondisi itu membuat dirinya harus berjuang untuk meningkatkan popularitas Batik Puri Ambary.

Beruntung Ambar menjadi salah satu pelaku UMKM yang menjadi anggota pembinaan Rumah BUMN Depok, di bawah koordinasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).

Melalui keikusertaannya di
Rumah BUMN, Ambar meraih banyak ilmu dan pengetahuan baru untuk mengembangkan usahanya.

“Di Rumah BUMN kami diajari teknik membatik agar menghasilkan batik berkualitas dan dibantu memasarkannya baik secara offline maupun online,” ujar Ambar.

Dari pelatihan yang didapat, Ambar berhasil sedikit demi sedikit mengembangkan usaha batiknya.

Dia juga mendapat banyak bantuan dari Telkom untuk mempercepat dan memperkuat digitalisasi bisnis.

Hal itu dilakukan semata agar Batik Puri Ambary memiliki cakupan pasar yang lebih luas lagi.

Berkat pelatihan dan bantuan dari Telkom, Ambar kini telah memiliki laman khusus untuk produk-produk Batik Puri Ambary di berbagai marketplace.

Kemampuannya mengelola akun-akun media
sosial Batik Puri Ambary juga terus meningkat. Kini, batik-batik buatannya bisa dilihat melalui akun Instagram @batik.puriambary.

Digitalisasi bisnis yang dilakukan Ambar mulai menuai hasil. Menurutnya, saat ini mulai banyak pesanan datang dari luar kawasan Jabodetabek. Tak jarang juga pembeli batik buatan Ambar dari daerah-daerah yang jauh mengaku tahu produknya dari dunia maya.

“Kami pelan-pelan belajar melakukan pemasaran secara digital,” katanya. “Meski pandemi, permintaan batik selalu saja ada. Bahkan para wisatawan dan penggemar batik banyak yang
berkunjung ke galeri untuk sekedar belajar atau melihat proses membatik,” tutur Ambar.

Ambar mengaku sangat terbantu dengan pelatihan digital dan pendampingan yang ia dapat dari Rumah BUMN Telkom. Berkat bantuan-bantuan itu, roda bisnis Batik Puri Ambary dapat tetap
berputar selama pandemi.

Hal ini terjadi karena pasar batik buatan Ambar sudah meluas sebagai akibat dari gerakan-gerakan yang dilakukan di dunia maya.

Keberhasilan Ambar mempertahankan bisnisnya selama pandemi, dan memperluas pasar melalui
jaringan daring, menjadi bukti pentingnya transformasi digital dilakukan UMKM saat ini.

Pelaku UMKM tak perlu khawatir akan kesulitan melakukan transformasi bisnis dan go digital, karena ada Telkom
yang siap membantu menghubungkan para pelaku UMKM dengan pembeli dari berbagai daerah serta
negara.

tag: #pt-telkom  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Bisnis

Ketua BPK Nyatakan Utang RI Lampaui Batas IMF, Apa Jawaban Bappenas?

Oleh Rihad
pada hari Wednesday, 23 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna khawatir, tren penambahan utang pemerintah dan biaya bunganya telah melampaui pertumbuhan Produk Domestik Bruto ...
Bisnis

Prudential Tingkatkan Akses Masyarakat Terhadap Asuransi Lewat Teknologi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-PT Prudential Life Assurance menggandeng perusahaan pialang asuransi PT PasarPolis Insurance Broker (PPIB), afiliasi dari PT PasarPolis Indonesia (PasarPolis), sebagai salah ...