Oleh Bachtiar pada hari Jumat, 11 Jun 2021 - 23:03:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung Persoalkan Gaya Kepemimpinan Ketuanya, Kenapa?

tscom_news_photo_1623427427.jpg
Yuhadi, Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung yang membidangi infrastruktur pembangunan dan jalan raya, Yuhadi, SHI mempersoalkan gaya kepemimpinan ketua DPRD Bandarlampung, Wiyadi.

Pasalnya, menurut dia, gaya kepemimpinan yang diperagakan ketua DPRD Bandarlampung saat ini tidak mencerminkan kepemimpinan yang luwes.

"Gaya kepemimpinannya semau-mau. Tidak pernah mau mendengar aspirasi anggota DPRD lainnya. Misalnya, ketika ada musibah longsor di perumahan Citraland, saat itu saya selaku pimpinan alat kelengkapan meminta tanda tangan dari ketua DPRD untuk memanggil pihak-pihak yang terkait untuk kemudian kita mau minta penjelasan soal musibah tersebut namun tidak pernah ditandatangani," ungkap Anggota DPRD dari fraksi partai Golkar itu kepada wartawan, Jumat (11/06/2021).

"Pun demikian ketika saya meminta agar memanggil pihak-pihak yang melakukan rehab gedung DPRD, pimpinan kita ini malah mengacuhkannya. Ada apa sebenarnya?" sambung Yuhadi.

Padahal, kata Yuhadi, di era reformasi dan keterbukaan seperti saat ini, model kepemimpinan itu harus mencerminkan sikap yang berbasis pada kepentingan rakyat.

"Harus egaliter dan tunjukan kapasitas, kapabilitas dan intelektualitas yang memadai bukan memimpin dengan gaya yang arogan, DPRD ini bukan perusahaan pribadi tapi rumah rakyat yang di dalamnya ada amanat yang mesti kita jaga. Mestinya sebagai pimpinan membangun komunikasi yang baik di internal DPRD agar soliditas terjaga dan fokus bekerja untuk kepentingan rakyat khususnya rakyat Bandarlampung," tegasnya.

Yuhadi juga mengaku enggan membawa persoalan ini ke Badan Kehormatan/Mahkamah Kehormatan DPRD.

"Ini bukan ranahnya BK DPRD karena yang seharusnya BK itu independen dan berdiri diatas semua golongan justru menunjukkan keberpihakan ke pimpinan dalam hal ini saudar Wihadi. BK malah menyatakan bahwa Wiyadi sudah menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. Mestinya sebagai pimpinan BK kan harusnya jaga integritas, independensi, ibaratnya pimpinan BK itu kan Hakimnya DPRD, tapi kalau sudah menyatakan seperti itu (ketua DPRD bertugas dengan baik) atau berpihak, ya kami gak mempercayai itu," tandasnya.

tag: #politik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement