Oleh Bambang Wiwoho pada hari Kamis, 24 Jun 2021 - 17:45:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Dampak Pandemi dan Paralisis Ekonomi

tscom_news_photo_1624531533.png
Bambang Wiwoho (Sumber foto : ist)

Mantan Wapres Budiono Agustus 2020 mengatakan pandemi telah menghantam perekonomian RI bukan menjadi sekedar resesi tp paralisis yang butuh waktu panjang bertahun-tahun untuk memulihkannya.

Siapa yang telah dan akan paling terpukul dengan keadaan itu?

Mari kita lihat lapisan penduduk Indonesia (Bank Dunia 30/1/20) yi: 1) lapisan atas 0,5 (1,34 juta); 2) lapisan menengah 20% (53,92 juta); 3) lapisan menuju menengah 44,5% (119,97 juta) dengan penghasilan per KK antara Rp.2,1 juta - Rp.4,8 juta per bulan atau sekelas tukang ojek sebelum pandemi; 4) lapisan rentan 24% (64, 70 juta) dan 5) lapisan miskin 11% (29,66 juta).

Dari gambaran itu yang paling merasakan adalah lapisan 2 + 3 sebanyak hampir 174 juta, yang selama ini sudah sempat menikmati kue ekonomi. Yang perlu dicermati adalah, mereka juga menguasai wahana gerakan sosial.

Sedangkan lapisan 4 + 5 sudah terbiasa menderita dan kurang menguasai wahana gerakan sosial. Meskipun demikian kini mereka juga melek medsos dan sangat potensial untuk berbuat run amok.

Bagaimana mengelola potensi gerakan sosial dr 174 juta penduduk, ambil saja 10% nya sudah 17 juta, ditambah potensi run amok 94 juta penduduk itu.

Itulah hal-hal yang harus kita cermati bersama, yang menuntut pendekatan humanisme tinggi dan bukan pendekatan hukum apalagi pendekatan kekuasaan semata. Merdeka.

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Opini

Segera Kembalikan Penanggulangan Covid-19 Ke Undang-undang

Oleh M. Din Syamsuddin Presidium KAMI
pada hari Rabu, 28 Jul 2021
Pandemi Covid-19 di Indonesia telah dan semakin menimbulkan korban baik sakit maupun meninggal dalam jumlah yang sangat tinggi (bahkan Indonesia termasuk negara dengan korban meninggal yang tertinggi ...
Opini

Jalan Tengahnya Kejar Herd Immunity Secepatnya

Sejujurnya tidak mudah bagi Pemerintah untuk menyatukan strategi memerangi Pandemi Covid-19, khususnya antara penganut mazhab healthy first versus ekonomi/bisnis first.  PPKM darurat atau ...