Oleh Rihad pada hari Minggu, 04 Jul 2021 - 17:26:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Dinas Kesehatan DKI: Estimasi Positif Covid-19 di Jakarta Bisa 2-3 Juta Orang

tscom_news_photo_1625394397.jpg
ilustrasi pemakaman pasien Covid 19 (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kematian akibat Covid-19 semakin banyak di Jakarta. Data dari corona.jakarta.go.id mencatat angka pemakaman dengan prosedur Covid-19 mulai berada di atas 100 pada 17 Juni 2021. Kemudian terus meningkat, pada 26 Juni 2021 mulai menembus angka 200, tepatnya di jumlah 227 pemakaman dengan prosedur Covid-19. Puncaknya pada 2 Juli 2021, angka pemakaman dengan protokol Covid-19 menembus 362 pemakaman.

Dengan tingginya kasus pemakaman dengan prosedur Covid-19 ini, gubernur DKI Anies Baswedan kembali mengingatkan warga Jakarta untuk tidak keluar rumah kecuali dalam keadaan mendesak. "Kita bersama-sama berada di rumah kecuali ada kebutuhan mendesak, ada kebutuhan mendasar dan kecuali masuk sektor kritikal dan esensial," kata Anies.

Sebagai informasi, angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta per 3 Juli 2021 mencapai 570.110 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, 479.150 dinyatakan sembuh, 82.383 aktif dalam perawatan atau isolasi, dan 8.577 korban meninggal dunia.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan, estimasi kasus Covid-19 di Ibu Kota empat kali lebih besar dari angka kasus yang terkonfirmasi saat ini.

"Di DKI walaupun baru 500.000-an kasus (terkonfirmasi), sebenarnya estimasinya itu sudah sekitar 2 juta atau 3 juta kasus, artinya sudah 20-30 persen penduduk," kata Ngabila dalam acara webinar, Minggu (4/7/2021).

Data per tanggal 3 Juli 2021, angka kumulatif kasus Covid-19 terkonfirmasi di Jakarta mencapai 570.110 kasus. Ngabila menyebut, kondisi saat ini seperti fenomena gunung es yang hanya terlihat puncaknya saja. Padahal DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah testing terbanyak di Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat virtual kondisi darurat DKI Jakarta di akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat (2/7/2021)

Dia mengatakan, meski secara data terlihat masih ada kapasitas rumah sakit, namun kenyataannya banyak warga yang tidak mendapat tempat untuk perawatan Covid-19.

"Sekarang pun warga banyak warga yang tidak mendapatkan tempat (perawatan), menunggu, mengantri di ICU, kita menyaksikan betapa tantangan ini nyata," kata Anies.

Anies bertutur, Pemprov DKI Jakarta sudah berusaha semaksimal mungkin menambah kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19.

tag: #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Jakarta

DKI Jakarta Provinsi Terbaik Dalam Melakukan Testing Covid-19

Oleh Rihad
pada hari Kamis, 29 Jul 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi menyebut sebanyak 30 provinsi di Indonesia telah mencapai standar testing Organisasi Kesehatan Dunia ...
Jakarta

Makan di Warteg Maksimal 20 Menit, Anies Menjelaskan Maksudnya.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Perpanjangan masa PPKM level 4 dengan sejumlah penyesuaian tercantum dalam nomor 938 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 4 COVID-19. Kepgub ...