Oleh Bachtiar pada hari Senin, 01 Agu 2022 - 14:11:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Soroti Kasus Dugaan Penimbunan Beras Bansos di Depok, Wachid: Tindakan Biadab

tscom_news_photo_1659337879.jpg
Abdul Wachid Politikus Gerindra (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid mengaku geram dengan ulah salah satu perusahaan jasa pengiriman yang diduga melakukan aksi penimbunan beras bantuan sosial (bansos) yang seharusnya ditujukan untuk masyarakat.

Sebelumnya, viral di media sosial ditemukan ratusan karung berisi beras bansos yang dikubur di tanah milik salah satu warga di Depok, Jawa Barat.

"Gila ini tindakan biadab," kata Politikus Gerindra itu kepada wartawan, Senin (01/08/2022).

Menyikapi kasus tersebut, Wachid mengungkapkan, pihaknya mendorong agar kementerian terkait segera melakukan tindakan tegas terhadap perilaku oknum perusahaan tersebut.

"Saya sudah sampaikan Ibu Mensos segera bertindak, bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Ini jelas tindakan biadab. Karena di masa Pandemi covid 19 banyak masyarakat sedang susah mencari pekerjaan," tandas Ketua DPD partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) itu.

Padahal, ungkap dia, Pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi lewat Kementeriannya menginstruksikan agar ada pengalihan alokasi anggaran untuk bantuan korban covid 19 salah satunya berupa bantuan sembako.

"Ternyata bantuan yang seharusnya di distribusikan atau disalurkan ke masyarakat malah ada yang di korupsi ada juga yang terbaru ini kan disimpan atau ditimbun seperti video viral itu," lirih Wachid.

Sekali lagi, Wachid menegaskan, pihaknya mendorong agar pihak kementerian terkait segera melakukan upaya atau langkah hukum agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Oleh karena itu saya berharap kepada Kementerian dan pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas siapa pun yang melakukan tanpa pandang bulu," pungkasnya.

tag: #bansos  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
Dompetdhuafa X TS : Qurban
advertisement