Oleh TEDDY GUSNAIDI Wakil Ketua Umum / Juru Bicara Partai Garuda pada hari Selasa, 23 Mei 2023 - 22:51:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Jokowi Bukan Milik Siapapun

tscom_news_photo_1684857110.jpg
Teddy Gusnaidi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --BEM UI menyatakan bahwa Jokowi milik Parpol bukan milik rakyat. Mereka menuduh Jokowi lebih mementingkan aspirasi Partai politik. Sangat disayangkan, BEM UI sama sekali tidak memiliki pengetahuan akan pernyataannya itu. Maka berdasarkan perintah UU Partai Politik, kami wajib memberikan pendidikan politik, meluruskan sesuatu yang keliru.

Pertama, aspirasi rakyat itu diwakilkan melalui Partai Politik. Yang bisa membuktikan mewakili rakyat dan bisa klaim secara hukum, ya hanya Partai Politik, selain itu tidak bisa, termasuk BEM UI. Pemilu Legislatif itu adalah ajang rakyat menitipkan suaranya ke Partai Politik.

Kedua, Calon Presiden itu ditentukan oleh Partai Politik sebagai perwakilan rakyat. Setelah ada calon Presiden yang ditentukan oleh Partai Politik, rakyat tinggal memilih satu dari beberapa calon yang ditentukan Partai. Jadi yang menentukan Calon itu Partai Politik, bukan yang lainnya.

Ketiga, Presiden itu bersumpah dihadapan MPR atau DPR yang notabene adalah Partai Politik. Presiden juga dapat diberhentikan ditengah masa jabatannya hanya oleh MPR atas usul DPR yang notabene keduanya adalah Partai Politik.

Keempat, berdasarkan sumpah Presiden, Presiden itu memegang teguh UUD dan menjalankan segala UU dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa. Jadi tidak ada dalam sumpah Presiden itu dia milik siapa.

Maka ketika menuduh dan mempertanyakan Jokowi milik rakyat atau Partai Politik, tentu ini pertanyaan yang sangat miskin literasi dan pengetahuan, karena Jokowi bukan milik siapapun, tapi Jokowi memegang amanat UUD dan menjalankan UU, jadi tidak ada milik-milikan.

Semoga hal ini bisa menambah pengetahuan dan juga bisa meluruskan sesuatu yang keliru.

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
Dompetdhuafa X TS : Qurban
advertisement
Lainnya
Opini

Iduladha: Redupnya Ketakwaan dan Pengorbanan

Oleh Swary Utami Dewi
pada hari Senin, 17 Jun 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Hari ini kita merayakan Iduladha atau Hari Raya Qurban. Umat Islam sudah mahfum bahwa peringatan Iduladha berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail. ...
Opini

Butterfly Effect Starlink, Bisa Picu Masalah Sosial Baru

Butterfly effect atau efek kupu-kupu dikenal sebagai teori kekacauan yang berhubungan dengan ketergantungan peka terhadap kondisi awal. Dalam berbagai literasi, Butterfly effect disebut memberikan ...