Oleh Muslim Arbi Direktur Gerakan Perubahan pada hari Minggu, 07 Jan 2024 - 14:31:38 WIB
Bagikan Berita ini :

Jokowi Bulat Tinggalkan PDIP? Apa sikap Megawati?

tscom_news_photo_1704612698.jpg
Muslim Arbi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Rabu 10 Januari 2024. Adalah hari ulang tahun PDIP ke 51. PDIP akan gelar acara untuk ulang tahun itu.

Tapi, Jokowi yang diklaim sebagai kader PDIP dan Petugas Partai. Akan lakukan lawatan ke luar negeri. Filipina.

Sikap Jokowi tinggalkan Jakarta di saat PDIP akan adakan Ulang Tahun. Dapat di tafsirkan. Hubungan Jokowi dan PDIP semakin menjauh. Bisa jadi Jokowi tidak butuh kan PDIP lagi.

Pertemuan berdua antara Jokowi dan Prabowo Subianto yang adalah Capres no 2. Mengundang Randa tanya. Publik anggap Jokowi memang dukung capres no 2. Apalagi Gibran anaknya sebagai cawapres Prabowo.

Apa yang di bicarakan mereka berdua itu tidak penting. Tapi pertemuan itu timbulkan spekulasi. Meski setelah itu. Jokowi juga ketemu dengan Airlangga. Meski sebagai menko nya. Tapi Airlangga berada di posisi koalisi capres no 2 sebagai ketua umum Golkar.

Jadi sebelum ke Luar negeri. Jokowi ketemu Prabowo Capres yang sedang bertanding di pilpres 2024 dan ketemu ketua umum Golkar Partai pengusung nomor 2.

Akan hal sikap Jokowi tinggalkan Jakarta di saat PDIP akan adakan Ulang Tahun ke 51. Di saat sedang berlangsung kampanye pilpres. Bisa jadi ini sikap demonstratif. Megawati dan PDIP sudah tidak dianggap lagi.

Publik anggap Megawati dan PDIP telah dibuang oleh Jokowi. Bisa jadi. Jokowi merasa telah menjadi orang kuat dan sedang kendalikan kekuasaan saat ini.

Siapa pun tidak dapat mencegah keinginan dan kemauan Jokowi dalam langkah dan tindakan politik nya termasuk Megawati dan PDIP yang telah membesarkan nya.

Bisa jadi dahulu. Jokowi mencium tangan Megawati sebagaimana gambar viral bertebaran. Tapi. Bisa jadi saat ini di benak Jokowi. Akan membalas dendam dengan sikap cium tangan Megawati. Dan Bagaimana cara nya. Agar Megawati mencium tangan Jokowi?

Gambar viral bertebar. Dahulu Jokowi membungkuk - bungkung. Setengah menyembah Prabowo. Tapi sekarang viral foto.
Prabowo membungkuk dan setengah menyembah Jokowi.

Nampaknya sikap Jokowi tinggalkan Jakarta di saat PDIP akan adakan Ulang Tahun ke 51 itu. Sebagai sikap. Emang "Megawati dan PDIP" itu siapa?

Saya. Hari ini. Presiden, kepala negara dan kepala pemerintahan dan punya kekuatan yang dapat kendalikan apa saja. Termasuk memaksa PDIP dan Megawati harus tunduk pada saya.

Kalau memang demikian sikap Jokowi. Publik menunggu apa sikap Megawati dan PDIP.

Apakah Megawati akan memberhentikan Jokowi sebagai Kader PDIP dan mencabut gelar sebagai Petugas Partai dan menggalang kekuatan di DPR untuk impeachment Jokowi sebagai Presiden?

Publik masih berharap Megawati dapat tegak berdiri sebagai ketua umum DPP PDIP yang berwibawa.

Meski saat ini. Wibawa Megawati tergerus oleh sikap Jokowi sebagai petugas Partainya.

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Lainnya
Opini

Jalan Itu Tidaklah Sunyi

Oleh Swary Utami Dewi
pada hari Senin, 22 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --"Jika Mamah jadi penguasa apakah Mamah akan menjadikan anak Mamah pejabat saat Mama berkuasa?" Itu pertanyaan anakku malam ini. Aku mendengarkan anakku ini. ...
Opini

Putusan MK dan Kejatuhan Joko Widodo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Putusan MK dan Kejatuhan Joko Widodo adalah dua hal yang dapat di sebut sebagai sebab dan akibat. Putusan MK dalam gugatan Pilpres, akan menjadi sebab dan penyebab ...