Oleh Bachtiar pada hari Selasa, 02 Apr 2024 - 17:15:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Banyak Restoran Tolak Pembayaran Cash, Ahmad Najib: Tidak Benar dan Bisa Langgar UU

tscom_news_photo_1712052945.jpg
Ahmad Najib Qudratullah Politikus PAN (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah mengingatkan kepada restoran dan tempat usaha untuk tidak menolak pembayaran dengan cash atau tunai.

Hal itu disampaikan Najib sapaanya menanggapi banyaknya keluhan dari masyarakat terkait dengan mekanisme pembayaran cashless atau transaksi non tunai.

Salah satu keluhan yang diterima oleh Najib ialah soal banyaknya restoran dan tempat usaha menolak pembayaran cash sehingga harus melakukan cashless.

“Sudah beberapa kali saya mendapatkan keluhan tentang cashless, Banyaknya restoran atau tempat-tempat usaha yang menolak pembayaran cash dikeluhkan masyarakat,” kata Najib, Selasa (2/4/2024).

Najib kembali mengingatkan, bahwa menolak pembayaran dengan cash atau tunai tidak dibenarkan.

“Padahal menolak pembayaran dengan cash tidak dibenarkan,” papar Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Najib menuturkan, pembayaran cash harus tetap diterima sepanjang sesuai dengan Undang-Undang atau UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang.

“Sepanjang UU tentang alat tukar yang sah yaitu rupiah tidak dirubah,” tandas Najib.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Lainnya
Berita

KPU Undang Presiden Umumkan Pemenang Pilpres 2024

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 23 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berencana mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadiri langsung penetapan pemenang Pilpres 2024. Rencanannya, acara tersebut ...
Berita

Kondisi Anaknya Sungguh Tragis di Tangan Mantan Suaminya, Lisa Tak Kuasa Membendung Airmata

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ini adalah suatu kisah pilu yang dituturkan oleh seorang ibu kandung bernama Lisa yang memiliki seorang putri berinsial GI, dan GI adalah putri keduanya yang telah ...