Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 19 Jun 2024 - 22:37:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Dave Laksono: Posisi BRICS Masih Dilakukan Pendalaman

tscom_news_photo_1718811468.jpg
Dave Laksono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dibentuk pada tahun 2006, aliansi BRICS yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan yang awalnya dianggap sebagai platform kerja sama ekonomi telah berkembang menjadi entitas yang kuat yang mendorong perubahan paradigma dalam struktur kekuasaan global dari hierarki kekuasaan tradisional dan mengantarkan era baru multipolaritas di panggung dunia.

Anggota DPR RI Komisi I, Dave Laksono mengungkapkan walaupun Indonesia masih mengkaji serta mempertimbangkan keikutsertaannya untuk menjadi anggota BRICS namun Indonesia dapat memperoleh manfaat dari perdagangan dan investasi dengan negara-negara BRICS dalam beberapa cara.

"Dengan bekerja sama dengan BRICS, Indonesia dapat mendiversifikasi mitra dagangnya, mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional dan menyebarkan risiko ekonomi, memberikan Indonesia akses ke pasar ekspor baru, dan menarik investasi ke sektor-sektor penting Indonesia, termasuk infrastruktur, manufaktur, dan jasa, sehingga meningkatkan perekonomian," kata Dave saat berpidato di International Inter-Party “BRICS and Partner Countries” Forum “World Majority for a Multipolar World”, di Vladivostok, Rusia, Senin (16/6)

Selain itu, lanjut Dave, Indonesia memiliki tujuan yang sama dengan BRICS, seperti menciptakan tatanan ekonomi global yang lebih adil dan mengurangi ketergantungan pada kekuatan ekonomi tradisional.

"Sebagai bagian dari ASEAN, Indonesia dapat memainkan peran penting dalam menjembatani hubungan antara Asia Tenggara dan BRICS," tuturnya.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Partai Golkar ini juga menyebut bahwa Indonesia dapat menggunakan pengaruh diplomatiknya di ASEAN untuk mendorong hubungan dan kerja sama yang lebih erat dengan negara-negara BRICS.

"Dengan mendorong integrasi ekonomi antara ASEAN dan BRICS, Indonesia dapat membantu membangun kemitraan strategis yang berfokus pada kepentingan bersama seperti pembangunan berkelanjutan, keamanan energi. dan transformasi digital, dan memperkuat hubungan antara Asia Tenggara dan BRICS, sehingga berkontribusi terhadap stabilitas dan kemakmuran kawasan,” ujarnya.

Tak lupa, Dave pada kesempatan tersebut telah menyampaikan undangan atas nama partai Golkar kepada partai-partai politik dunia untuk turut berpartisipasi pada simposium partai politik dunia dalam rangka HUT ke-60 Golkar yang akan diselenggarakan di Jakarta September nanti.

tag: #dpr  #partai-golkar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Lainnya
Berita

Unggul di Survei, Kaesang-Witjaksono Dinilai Cocok Pimpin Jawa Tengah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 17 Jul 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dan pengusaha asal Kabupaten Pati, Witjaksono menempati urutan teratas survei calon gubernur dan calon wakil ...
Berita

OPM Bakar Gedung SMP, DPR Minta Pemerintah Segera Buka Sekolah Darurat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisi X DPR RI mengecam peristiwa pembakaran gedung sekolah yang dilakukan  Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan ...