Berita
Oleh Fath pada hari Jumat, 11 Sep 2026 - 08:54:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Dukung Badan Geologi dan BMKG Digabung, Pimpinan Komisi V DPR: Analisis dan Peringatan Dini Bencana Lebih Cepat

tscom_news_photo_1789091675.jpg
Andi Iwan Darmawan Aras Politikus Gerindra (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)– Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menyambut baik usulan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengintegrasikan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurut Andi Iwan yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan (Sulsel), penggabungan kedua lembaga tersebut merupakan langkah positif, terutama dalam memperkuat sistem mitigasi dan penanganan bencana.

“Itu langkah positif jika Bapak Presiden Prabowo Subianto ingin menggabungkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM dengan BMKG,” kata Andi Iwan kepada awak media, Jumat, 11 September 2026.

Ia menjelaskan, integrasi kedua lembaga penting dilakukan karena bencana geologi dan meteorologi kerap memiliki keterkaitan. Sejumlah bencana bahkan dapat memicu atau memperparah bencana lainnya.

“Misalnya erupsi gunung berapi atau gempa bumi yang berpotensi memicu tsunami atau tanah longsor saat hujan lebat,” jelasnya.

Andi Iwan menilai penggabungan kedua lembaga juga akan memberikan dampak positif dari sisi integrasi instrumen dan data kebencanaan.

Dengan sistem yang lebih terintegrasi, analisis kondisi bencana serta penyampaian peringatan dini diharapkan dapat dilakukan lebih cepat tanpa terkendala birokrasi lintas kementerian.

“Penyatuan anggaran pemeliharaan alat bisa lebih efisiensi anggaran, dan sumber informasi bencana bisa menjadi satu sumber tanpa membingungkan masyarakat,” tandas dia.

Sebelumnya, wacana integrasi Badan Geologi Kementerian ESDM dengan BMKG telah mendapat respons dari sejumlah pihak.

Ide penggabungan kedua instansi tersebut disinggung Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas (ratas) terkait perkembangan penanganan bencana alam, Senin, 7 September 2026.

Rapat tersebut dihadiri secara daring oleh sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Wacana integrasi ini menjadi salah satu gagasan pemerintah dalam memperkuat koordinasi dan sistem mitigasi bencana di Indonesia.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement