Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 30 Jul 2015 - 09:06:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Haramkan BPJS Kesehatan, NU Nilai MUI Terlalu Obral Fatwa

73NU-ist.jpg
Lambang NU (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengkritik langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang terlalu sering mengeluarkan fatwa. Teranyar, MUI memberi fatwa haram atas pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan lantaran tidak sesuai dengan ketentuan syariah.

"MUI terlalu mudah berfatwa," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Said membandingkan MUI dengan lembaga pemberi fatwa di Mesir yang dalam satu tahun hanya mengeluarkan dua sampai tiga fatwa.

"MUI mudah mengobral fatwa, bahkan pernah sampai sembilan (fatwa) dalam setahun," ungkapnya.

Ia mengaku, PBNU tidak pernah mengeluarkan fatwa. Kalaupun ada, kata Said, maka hal itu merupakan hasil Muktamar NU.

Namun, Menurutnya, para peserta muktamar ke-33 NU di Jombang nanti akan membahas sejumlah permasalahan yang mengemuka di Indonesia, antara lain aturan hukum BPJS, hukum pemimpin atau wakil rakyat yang mengingkari janji kampanye, penghancuran kapal pencuri ikan, hukum memakzulkan pejabat, hukum mengeksploitasi alam berlebihan, utang luar negeri, serta perlindungan dan pencatatan pernikahan bagi TKI umat Muslim di luar negeri.

"Misalnya pemerintah mengingkari janji kampanye, dosanya seperti apa, kami bahas itu nanti," janji Said.(yn)

tag: #nu  #mui  #bpjs kesehatan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tak Hanya di Bogor, Obat Terapi Covid-19 Juga Langka di Bandar Lampung

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 25 Jul 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Obat terapi COVID-19 dan vitamin sulit didapat di sejumlah apotek di Bandarlampung karena stoknya terbatas. Dilaporkan, di sejumlah apotek di Bandarlampung, Sabtu (24/7), ...
Berita

Pertanda Bagus, Kasus Sembuh Capai Rekor Baru

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Per Sabtu (24/7), Kementerian Kesehatan melaporkan kasus sembuh mendapat penambahan sebanyak 39.767 kasus. Ini merupakan rekor terbaru kasus kesembuhan di Indonesia. Saat ...