Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 31 Jul 2015 - 18:06:31 WIB
Bagikan Berita ini :
Bahas Soal Fatwa Haram

MUI dan BPJS Kesehatan Diminta Duduk Bareng

39OkkyAsokawati-sahlan.JPG
Okky Asokawati (Sumber foto : Sahlan Ake/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi IX DPR Okky Asokawati berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan alasan yang jelas terkait fatwa yang menyebut BPJS kesehatan tak sesuai syariah atau haram.

Pasalnya, fatwa tersebut telah menjadi polemik di masyarakat dalam beberapa hari belakangan.

"Faktanya, dampak dari Fatwa MUI tersebut, ada yang mendukung, tidak mendukung serta bingung atas fatwa tersebut," kata Okky melalui pesan singkatnya, Jumat (31/7/2015).

Selain itu, dia berharap agar pihak BPJS secepatnya melakukan klarifikasi terhadap MUI. Hal ini penting untuk mendudukkan masalah secara proporsional.

"Pelaksanaan BPJS Kesehatan memang tidaklah sempurna. Ada kritik dalam pelaksanaan tersebut. Namun tidak sedikit juga cerita positif atas pelaksanaan BPJS Kesehatan ini. Banyak masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi terbantu dengan program ini," katanya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak sesuai syariah Islam atau haram. Khususnya sistem denda 2 persen bagi peserta yang telat bayar iuran bulanan.

Selain itu MUI menilai, dari perspektif ekonomi Islam dan fiqh mu'amalah, BPJS juga tidak memenuhi syariat Islam.

Dari hasil pengkajian tersebut, MUI menilai penyelenggaraan BPJS Kesehatan, terutama yang terkait dengan akad antar para pihak, tidak sesuai dengan prinsip syariah. Sebab, pelaksanaannya mengandung unsur gharar, maisir dan riba.(yn)

tag: #mui  #bpjs kesehatan  #fatwa haram  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tak Hanya di Bogor, Obat Terapi Covid-19 Juga Langka di Bandar Lampung

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 25 Jul 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Obat terapi COVID-19 dan vitamin sulit didapat di sejumlah apotek di Bandarlampung karena stoknya terbatas. Dilaporkan, di sejumlah apotek di Bandarlampung, Sabtu (24/7), ...
Berita

Pertanda Bagus, Kasus Sembuh Capai Rekor Baru

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Per Sabtu (24/7), Kementerian Kesehatan melaporkan kasus sembuh mendapat penambahan sebanyak 39.767 kasus. Ini merupakan rekor terbaru kasus kesembuhan di Indonesia. Saat ...