Berita
Oleh Yunan Nasution pada hari Kamis, 15 Okt 2015 - 06:30:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Kasus Aceh Singkil, Wantimpres Nilai Koordinasi Intelijen Lemah

48HasyimMuzadi.jpg
Hasyim Muzadi (Sumber foto : Istimewa)

SURABAYA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Hasyim Muzadi menyoroti kelemahan koordinasi intelijen yang ada di setiap lembaga dan institusi terkait kasus pembakaran gereja di Kecamatan Gunung Makmur, Aceh Singkil, Selasa (13/10/2015).

"Saya melihat intelijennya tidak lemah, tapi koordinasinya yang harus diperkuat," ujarnya ketika ditemui di sela pertemuan Hikmah Hijriah untuk Restorasi Indonesia dalam rangkaian HUT ke-4 Partai NasDem di Kantor DPW NasDem di Surabaya, Rabu (14/10/2015) malam.

Menurut dia, adanya badan intelijen di semua lini, seperti Badan Intelijen Negara (BIN), intelijen kepolisian, intelijen TNI, intelijen pemerintah daerah maupun intelijen kejaksaan, diharapkan bisa semakin memperkuat.

"Masing-masing sektor itu punya intelijen sendiri-sendiri, tapi tidak bergerak simultan karena belum ada undang-undang yang terpadu. Nah, disitulah masalahnya, bukan kualitas penyelenggara intelijennya," ucapnya.

Terkait tindak lanjut insiden di Aceh, mantan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut menyarankan pemerintah melakukan investigasi dari dua sisi, yakni sisi kejadian dan sesi kemungkinan karena didesain.

Dilihat dari sisi kejadiannya, kata dia, tentu merupakan kriminalitas yang dibungkus agama dan harus ada sikap tegas dari aparat penegak hukum.

Sedangkan dari sisi lainnya, lanjut Hasyim, bagaimana sistem pertahanan keamanan Negara diperbaiki sehingga tidak sampai menjadi korban desain dari orang lain.

"Itu saja kok obatnya. Tapi kalau tidak dilakukan maka terus seperti ini," kata pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam Malang tersebut.

Ia juga mencatat, dua kejadian terakhir di Indonesia, yakni di Tolikara yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri pada Jumat (17/7) dan di Aceh Singkil pada Selasa (13/10) bertepatan dengan Tahun Baru Islam, merupakan rentetan insiden yang perlu diivestigasi mendalam.(yn/ant)

tag: #aceh singkil  #wantimpres  #intelijen  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tak Sesuai Dengan Beberapa UU, TB Hasanuddin Desak Pemerintah Cabut PP 57/2021 Tentang SNP

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 16 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin mengecam terbitnya Pemerintah (PP) No 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam PP ini ...
Berita

Larangan Mudik, Doni Monardo: Jangan Ada Yang Keberatan Agar Tidak Menyesal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo tak hentinya mengingatkan kembali ...