Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 15 Okt 2015 - 09:32:26 WIB
Bagikan Berita ini :
Insiden Aceh Singkil

'Masyarakat Main Hakim Sendiri Karena Sudah Kehilangan Rujukan yang Dapat Dipercayai'

99kerukunan-antarumat-beragama.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Elnino H Mohi mengatakan bahwa kasus bentrokan antar warga di Aceh Singkil beberapa waktu lalu merupakan cerminan dari perilaku sosial yang sudah tidak menyadari lagi arti penting tentang toleransi beragama.

"Sadar atau tidak, bangsa ini sedang dicabik-cabik, wibawa pemerintah dan juga DPR sedang dibuat berada di titik rendah," kata dia kepadaTeropongSenayandi Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Selain itu, lanjut dia, supremasi hukum yang lemah mengakibatkan sebagaian masyarakat bertindak dengan kehendaknya sendiri tanpa menghiraukan lagi aturan yang ada.

"Masyarakat kehilangan rujukan yang dapat dia percayai, sehingga main hakim sendiri. Sadar atau tidak, isu-isu rasial yang sebelumnya sudah tidak laku, kini terbangkitkan kembali dan merusakkan sendi-sendi keamanan dan ketertiban," tandas dia.

Tak hanya itu, Elnino juga menyesalkan langkah antisipatif pemerintah yang dianggapnya kurang maksimal.

"Dan celakanya, pemerintah tidak sempat mencegah sebelumnya," pungkasnya. (iy)

tag: #kerukunan antar umat beragama  #aceh singkil  #supremasi hukum  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tol Japek II Elevated Diganti Nama Tol Layang Sheikh MBZ, Inilah Profilnya

Oleh Rihad
pada hari Senin, 12 Apr 2021
Beredar kabar Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated diganti nama  Tol Layang MBZ (Sheikh Mohamed Bin Zayeb). Di mana dalam rangka pergantian nama tersebut, akan dilakukan penutupan ...
Berita

Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Hanya 10 Rakaat

Pemerintah Arab Saudi akan mempersingkat rakaat salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, menjadi 10 rakaat dari 20 rakaat. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Kepala ...