Zoom
Oleh Mandra Pradipta pada hari Jumat, 23 Okt 2015 - 17:50:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Setahun Memimpin, Jokowi Banyak Intervensi Hukum dan Partai Politik

99143994_02151106012015_jokowi_sedih.jpg
Jokowi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan bahwa budaya malu dan mundur belum perlu dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK saat ini. Yang penting saat ini kata dia, pemerintah perlu banyak melakukan introspeksi dan evaluasi.

Misalnya, ujar Agus, di bidang penegakan hukum, pemerintahan Jokowi-JK masih terlihat tebang pilih, dan nuansa intervensi terhadap partai politik pun atmosfirnya masih terasa kuat.

"Hal begini tidak seharusnya terjadi karena pemerintah seharusnya menghormati kedaulatan dan otonomi partai-partai politik serta tidak menciderai nilai-nilai demokrasi," kata Agus di gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Oleh karenanya, politikus Demokrat ini menilai iklim yang terbentuk sekarang membuat masyarakat mudah mengetahui atas terjadinya intervensi kekuasaan baik langsung maupun tidak langsung.

"Demikian publik melihat ada sejumlah pekerjaan rumah yang kelak harus dituntaskan," tandasnya. (iy)

tag: #kepemimpinan jokowi  #setahun jokowi  #jokowi  #intervensi hukum  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
56 Tahun Telkom Indonesia
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Zoom Lainnya
Zoom

Sempat Kontroversi Terkait Vaksin Berbayar Individu, Erick Minta Maaf

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 20 Jul 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setelah Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf, kini  Menteri BUMN Erick Thohir melakukan hal yang sama. "Kami Kementerian ...
Zoom

Apa Manfaat Revisi UU Otsus Buat Masyarakat Papua?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-DPR mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua (RUU Otsus Papua) dalam Rapat ...