Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 09 Mei 2019 - 15:42:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Demokrat Dukung Rekomendasi Multaqo Ulama

tscom_news_photo_1557391323.jpg
Demokrat (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mendukung rekomendasi yang dikeluarkan sejumlah ulama dalam Multaqo Ulama, Habaib, dan Cendekiawan Muslim untuk Kemaslahatan Umat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019).

Multaqo Ulama yang diinisiasi tokoh-tokoh besar seperti KH Maemun Zubair, Maulana Habib Lutfi bin Yahya dan Abuya Muhtadi.

Ferdinand berpendapat, imbauan dari para ulama melalui Multaqo sangat tepat.

"Terkait seruan multaqo silaturahmi selama Ramadan adalah seruan yang baik dan memang kita insan anak bangsa yang dari dulu diajarkan untuk menjadikan silaturahmi sebagai bagian dari kehidupan," kata Ferdinand di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Partai Demokrat, kata dia, tentunya selalu mendukung untuk sesuatu yang baik demi persatuan dan kesatuan bangsa.

"Secara pribadi sebagai politisi dan kader Partai Demokrat saya sepakat dan setuju dengan Multaqo Ulama yang menempatkan dan menyatakan bahwa Pancasila adalah dasar negara dan mengajak silaturahmi," katanya.

Menurut Ferdinand Pancasila memang mutlak hukumnya menjadi satu-satunya ideologi bagi bangsa ini, dantidak boleh diganti, tidak boleh ditukar karena itu adalah warisan dari berdirinya republik Indonesia.

"Warisan sejarah bangsa yang merekatkan bangsa ini atas keragamannya. Jadi kalau itu diganti tentu Indonesia akan bermasalah berantakan bercerai berai,dan bubar, maka Pancasila harus dipertahankan menjadi satu satunya ideologi bangsa," ujar Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga itu.

Multaqo ulama merekomendasikan delapan poin. Diantaranya, menegaskan kembali kesepakatan pendiri bangsa dan Alim Ulama terkemuka bahwa bentuk bangunan yang sejalan dengan Islam di bumi Indonesia adalah NKRI adalah bentuk negara yang sesuai dengan islam yang rahmatan lil alamin di indonesia, dan pancasila adalah dasar negara dan falsafah bangsa.

Selain itu, mengimbau umat Islam untuk bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan dan situasi kondusif, mengedepankan persamaan sebagai umat manusia yang saling bersaudara satu sama lain.

Kemudian, ulama mengajak seluruh umat Islam untuk menghindari dan menangkal aksi provokasi dan kekerasan dari pihak yang tidak bertanggunjwab selama dan setelah bulan suci ramadan, selain mengganggu, dapat juga menghilangkan pahala puasa di bulan ramadan.

Multaqo juga mengajak umat Islam untuk senantiasa menaati tata peraturan dan perundangan yang berlaku diseluruh wilayah NKRI sebagai pengjewantahan yang konstruktif dan penuh rasa hormat kepada pemerintah yang sah. (Alf)

tag: #partai-demokrat  #pilpres-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra Ini Kritik Skema PMN-Dana Talangan Untuk BUMN, Kenapa?

Oleh Bachtiar
pada hari Jumat, 05 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI Khilmi mengkritik langkah pemerintah yang memberikan relaksasi bagi sejumlah BUMN-BUMN melalui skema dana Talangan dan Penyertaan Modal Negara ...
Berita

Koruptor Proyek Listrik Raja Ampat Ditangkap, Dites Dulu Sebelum Masuk Penjara

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Tim Intel Kejaksaan Agung bersama Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menangkap Selviana Wanma atau Selvi (SW), terpidana kasus dugaan korupsi proyek pembangkit ...