Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 11 Jun 2019 - 19:54:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Prabowo-Sandi Minta Pendukung Tak Perlu Berbondong-bondong ke MK

tscom_news_photo_1560257677.jpg
Prabowo-Sandiaga (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Calon wakil presiden Sandiaga Unoselesai bertemu dengan pendampingnya Capres Prabowo Subianto.

Sandiaga menyampaikan harapan Prabowo agar para pendukung dan simpatisan tidak perlu bergerak ke Mahkamah Konstitusi (MK), saat sidang gugatan hasil Pilpres 2019.

"Saya sampaikan harapan kita bagi pendukung, tinggal di rumah, tidak perlu bondong-bondong datang kepada MK," kata Sandiaga kepada wartawan setelah keluar dari rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (11/6/2019).

Sandiaga meminta pendukung untuk percaya dengan langkah konstitusi yang kini sedang ditempuh. Menurutnya, tim hukum sudah menyusun gugatan dengan baik.

"Kita percayakan langkah yang ditempuh adalah langkah yang sudah dikalkulasi secara matang dan kita sangat percaya. Dan kita yakini tahapan konstitusi adalah tahapan dalam koridor hukum," kata Sandiaga.

Sandiaga menyarankan pendukung untuk berdoa di rumah daripada memobilisasi massa di MK saat sidang. Prabowo disebut akan menyampaikan permintaan itu secara langsung.

"Pak Prabowo akan sampaikan secara langsung statement kepada masyarakat, harapannya agar tetap mempercayai proses MK dan tidak perlu berbondong-bondong turun ke jalan. Tapi doakan proses dari rumah," ujar Sandiaga. (Alf)

tag: #prabowosandiaga  #pilpres-2019  #mahkamah-konstitusi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Warga Poso Tertembak Oleh Aparat, Arsul Sani Minta Polri Turun Tanggan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 04 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisi III DPR RI meminta Divisi Propam Mabes Polri dan Komnas HAM untuk turun menyelidiki kasus tertembaknya Syarifudin dan Firman, dua warga Kecamatan Poso Pesisir ...
Berita

KPK Buka Peluang Menggunakan Pasal TPPU Kepada Nurhadi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan membuka kemungkinan untuk mengembangkan kasus mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi (NHD) ...