Tutup Paripurna, Bamsoet Singgung Poros Teuku Umar-Gondangdia

Oleh Jihan Nadia pada hari Jumat, 16 Agu 2019 - 16:10:41 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1565946641.jpg

Bamsoet, Jokowi dan Zulhas disela-sela rapat paripurna di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). (Sumber foto : TeropongSenayan/Pandji.dok)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menutup rapat paripurna RAPBN 2020 dengan pantun. Dalam pantunnya, Bamsoet menyinggung dinamika politik yang terjadi baru-baru ini.

Pantun disampaikan saat menutup rapat paripurna di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). Ada dua pantun yang disampaikan Bamsoet. Pantun yang pertama menyoroti fenomena partai politik yang ingin mendapat kursi menteri. Berikut isinya:

Bunga pandan tegak berdiri
Lurus disusun tampaklah rapi
Jangan sikut-sikutan berebut menteri
Serahkan saja ke Pak Jokowi

Bamsoet kemudian membaca satu pantun lagi yang menyinggung soal Teuku Umar, Gondangdia, dan Kertanegara. Seperti diketahui, Teuku Umar kerap diidentikkan dengan kediaman Megawati sementara Gondangdia merupakan lokasi Kantor DPP NasDem. Sedangkan, Jalan Kertanegara adalah lokasi rumah Prabowo Subianto. 

Jalan-jalan ke Teuku Umar,
Jangan lupa lewat Gondangdia dan Kertanegara
Walau kadang kita bertengkar, 
Tetap semangat dan Dirgahayu Indonesia, merdeka!

(Alf)

tag: #bamsoet  

Bagikan Berita ini :