Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Minggu, 15 Sep 2019 - 22:15:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Politisi Golkar ini Berharap Kursi Wagub DKI Diisi Orang Betawi

tscom_news_photo_1568559788.jpg
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI periode 2019-2024, Jamaludin (kiri) di kawasan Rawa Bambon, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (15/9/2019). (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PKS dan Gerindra hingga kini belum juga sepakat terkait figur Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Kedua Parpol pengusung Anies-Sandi itu disebut sedang kesulitan untuk menyepakati sosok Wagub yang bisa diterima kedua belah pihak.

Akibatnya, hingga anggota DPRD DKI periode 2014-2019 berakhir, pada Agustus lalu, proses pemilihan pengganti kursi orang nomor 2 di DKI itu pun belum bisa jalan.

Bahkan, belakangan santer kabar bahwa PKS akan melakukan "pergantian pemain" atau menarik nama kandidat Wagub jagoannya, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto yangsaat ini mangkrak di meja DPRD Jakarta.

Merespon dinamika tersebut,Anggota DPRD DKI baru periode 2019-2024, Jamaludin mengaku siap menindaklanjuti proses pemilihan Wagub pendamping Gubernur DKI Anies Baswedan.

Anggota Fraksi Golkar DKI ini juga mengaku, partainya memang memasukkan proses pemilihan Wagub DKI sebagai salah satu agenda kerja utama pada awal masa bakti 2019-2024.

Selanjutnya, Jamaludin jugamelontarkan harapannya, terkait sosok Wagub DKI yang nanti akan dipilih oleh Wakil Rakyat Jakarta di Kebon Sirih. Dia ingin, agar partai pengusung PKS dan Gerindra memberi kesempatan kepada "putra daerah" Jakarta untuk mengisi kursi DKI-2.

Menurutnya, pasangan Anies sebaiknya adalah orang asli Jakarta, dalam hal ini adalah penduduk pertama Jakarta, yaitu orang Betawi.

"Jadi soal Wagub, kami ingin, kalau bisa, kedua Parpol pengusung PKSdan Gerindraagar mengusung putra daerah," kata Jamaludindi kawasan Rawa Bambon, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (15/9/2019).

Dia menyatakan, ada banyak putra daerah yang secara kapasitas mumpuni serta tidak kalah hebat untuk menjadi pemimpin Ibu Kota mendampingi Anies.

Pendiri Paguyuban Rawa Bambon inimenyebut, sebagai Ibu Kota Negara, Jakarta memang milik semua orang Indonesia. Akan tetapi hingga 74 Tahun usia Republik Indonesia, belum ada satu pun putra daerah yang ikut andil memimpin Jakarta.

"Bayangkan, selama 74 tahun Indonesia merdeka, belum pernah ada putra daerah yang merasakan berkantor di Balaikota DKI. Karena itu,kami ingin, putra daerah diberi kesempatan," jelas Jamaludin.

"Soal kepantasan figur, itu biarkan menjadi pertimbangan para senior dan kedua parpol pengusung yang memikili pertimbangan. Prinsipnya, sebagai orang Betawi asli putra Rawa Bambon, saya sangat berharap Wagub bisa diisi oleh putra daerah. Siapapun dia, pasti saya dukung," sambungnya.

Untuk diketahui, persoalankursi Cawagub DKI masih belum ada tanda-tanda akan rampung dalam waktu dekat. Sebab, pasca berakhirnya masa baktianggota DPRD DKI periode 2014-2019 lalu,Panitia khusus (Pansus) Pemilihan Wagub DKI juga ikut bubar.

Akibatnya, proses pemilihan Wagub DKI Jakarta harus menunggu lagi terbentuknya Pansus baru. Akan tetapi pembentukan Pansus ini dipastikan tidak bisa dilakukan cepat, mengingat masih ada mekanisme panjang yang harus dilalui, yang terdekat adalah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) periode 2019-2024.

Anies Ingin DPRDBaru Prioritaskan Wagub

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak menyangka bahwa dirinya akan "menjomblo begitu lama. Betapa tidak, setahun lebih Aniesbekerja seorang diri tanpa didampingi seorang wakil gubernur.

Kepada anggota dewanbaru periode 2019-2024, Anies berharap dapat memasukkan agenda pemilihan wagub DKI pada awal kepemimpinan mereka.

"Saya berharap mudah-mudahan nanti dewan baru memasukkan agenda pemilihan wakil gubernur sebagai salah satu agenda awal di masa tugasnya," ucapAnies baru-baru ini. (Alf)

tag: #partai-golkar  #dprd-dki  #pemprov-dki  #anies-baswedan  #pks  #partai-gerindra  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Catat, Anak Umur Dibawah Lima Tahun Dilarang Masuk Mal dan Pusat Perbelanjaan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYA) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengizinkan tempat rekreasi untuk beroperasi saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi pada Juni 2020. Namun tidak ...
Jakarta

Wali Kota Jakarta Utara Apresiasi Rapid Tes Mandiri yang digelar Warga M Saari

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Inisiatif Pengurus bersama warga Jalan M Saari RT 11/09 Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara untuk menggelar rapid test mandiri dalam rangka pencegahan ...