Oleh Fitriani pada hari Rabu, 06 Nov 2019 - 17:53:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Sebut Anies Jahat, Pengamat: Ade Armando Serang Pribadi Anies

tscom_news_photo_1573037621.jpg
Ade Armando (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --KritikanAde Armando kepadaGubernur DKI Anies Baswedan dinilai banyak pihak sebagai perbuatan yang tidaketis.

Pasalnya, Ade mengunggah wajah Anies menjadi karakter fiktif Joker dan menambahkan caption "Gubernur jahat berawal dari Menteri yang dipecat" ke media sosial miliknya.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, jika Ade hendak mengkritik kebijakan Anies Baswedan mestinya dilakukan dengan cara yang santun dan elegan.

"Mengkritik itu apanya? iya kritik kebijakannya. Jadi kesalahan kebijakan itu harus kita kritik, sekeras apapun kritik itu. Tapi jika sudah berbicara personal atau pribadi, itu yang tidak kita inginkan yang tidak kita mau," kata Ujang saat dihubungi, Jakarta, Selasa (5/11/2019)

Menurut Ujang, apa yang dilakukan oleh Ade Armando tidak tepat, karena konteksnya lebih kepada menyerang pribadi, ketimbang melontarkan sebuah kritikan.

Karena itu, Ujang menganggap, wajarbila anggota DPD RI Fahira Idris melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya atas dugaan pembunuhan karakter melaui media sosial.

"Karena sifatnya sudah masuk kategori personal, pribadi berdasarkan cuitan Gubernur jahat berawal dari Menteri yang dipecat. Menurut saya kata-kata itu tendensius, mengatakan orang jahat, gubernur jahat, itu kan sudah kelihatan tendensiusnya," terangnya.

Ujang menggarisbawahi, dalam mengkritik juga ada kaidah yang harus dikedepankan, yakni salah satunya adalah kesopanan dalam mengkritik.

"Kita itu kan bangsa yang beradab, bangsa beretika, tentu nilai nilai kekayaan etika dan budaya seperti kesopanan, kesantunan dalam bertutur atau dalam berkomentar itu penting harus dijaga. Tentu ini tidak boleh kan kita berkomentar dan menyuarakan pendapat yang itu menyinggung atau melukai orang lain. yang boleh adalah mengkritik," ucapnya. (Alf)

tag: #pemprov-dki  #anies-baswedan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Eks Kontributor Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI, HNW: Tak Sesuai Etika Kehidupan Berbangsa

Oleh Bachtiar
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA mengkritik keputusan Dewan Pengawas Televisi Republik Indonesia (Dewas ...
Berita

Mantan Wartawan Majalah Dewasa yang Pimpin TVRI Dinilai Tak Patuhi Etika 

JAKRTA (TEROPONGSENAYAN) -- Siapa yang menyangka bahwa TV nasional seperti TVRI harus dipimpin oleh seorang mantan wartawan majalah dewasa Playboy. TVRI yang memiliki fungsi mencerdaskan bangsa dalam ...