Penuhi Panggilan BK DPRD DKI, Politikus PSI Diperiksa Soal Etik

Oleh Jihan Nadia pada hari Selasa, 12 Nov 2019 - 14:42:04 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1573544524.jpg

William Aditya Sarana, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota DPRD DKI Fraksi PSI, William Aditya Sarana memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta, terkait laporan atas postingan Lem Aibon senilai Rp 82,8 miliar dalam rancangan anggaran APBD DKI 2020, Selasa (12/11/2019).

William datang tidak sendiri, dia datang didampingi koleganya sesama politikus PSI, August Hamonangan. 

Saat tiba di lokasi, Wiliam yang mengenakan kemeja putih tidak banyak bicara, dia langsung memasuki ruangan BK. "Nanti ya," ujar William saat diminta wawancara oleh media.

William sebelumnya dilaporkan ke BK DPRD oleh warga Jakarta bernama Sugiyanto. William dilaporkan karena membongkar rancangan anggaran Pemda DKI Jakarta.

Sebagaimana diketahui, William adalah sosok yang mengungkap usulan anggaran kontroversial di Pemda DKI Jakarta, yakni usulan anggaran lem Aibon senilai Rp 82,8 miliar. William bahkan menggelar konferensi pers untuk mengkritik usulan anggaran itu. Langkahnya tersebut diduga Sugiyanto melanggar kode etik. (Alf)

tag: #dprd-dki  #psi  #pemprov-dki  

Bagikan Berita ini :

JakOne Vaganza 2019

Advertisement

The 16 Indo Craft: The Craftmanship of Indonesia

Advertisement