Berita

Memanas, Golkar Terancam Pecah Lagi

Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 20 Nov 2019 - 11:01:23 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1574222483.jpg

Partai Golkar terancam pecah lagi (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Partai Golkar kembali memanas. Bahkan disebut-sebut terancam pecah lagi. Pertarungan antara kubu Airlangga Hartarto dengan kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) makin mengeras. Sumber di internal menyebutkan kubu Bamsoet makin militan lantaran menilai kubu Airlangga menyingkirkan mereka. 

Kekecewaan kubu Bamsoet diawali penempatan orang-orang yang dekat dengan Airlangga Hartarto mengisi pos pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI yang menjadi jatah Fraksi Partai Golkar DPR RI. Semua disikat habia oleh kubu Airlangga Hartarto. Tak ada kubu Bamsoet yang duduk di pimpinan AKD DPR RI. 

"Tidak dipenuhinya komitmen sebelum pemilihan ketua MPR untuk merangkul dan mengakomodir para pendukung Bamsoet dalam susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR RI membuat gerbong Bamsoet semakin militan," ujar seorang sumber yang enggan disebut jati dirinya, Rabu (20/11/2019). 

Tak hanya itu. Penyingkiran kubu Bamsoet juga terjadi dalam Kepanitiaan Munas Desember 2019. Kubu Bamsoet geram lantaran hal itu sebagai tindakan sewenang-wenang yang tidak pantas dilakukan. 

"Apalagi kemudian disusul dengan tindakan sewenang-wenang saudara Airlangga Hartarto melakukan penggusuran dan pemecatan tim pendukung Bamsoet hingga pencoretan terhadap seluruh anggota kepanitiaan Munas Golkar yang terindikasi pro Bamsoet oleh saudara Airlangga Hartarto pada hari ini," ujar sumber tersebut. 

Padahal Munas Partai Golkar sendiri akan diselenggarakan di Jakarta tanggal 3-6 Desember 2019. Selain itu sejak beberapa waktu lalu, kubu Airlangga Hartarto juga gencar menghembuskan wacana agar Airlangga Hartarto secara aklamasi ditetapkan dalam Munas Desember 2019. 

"Tindakan ini jelas berpotensi memunculkan Munas tandingan seperti Ancol vs Bali pada waktu lalu dan permasalahan hukum lainnya yg bakal timbul yang tak bisa dihindari. Golkar akan pecah lagi karena tindakan anti demokrasi dan intimidatif dari saudara Airlangga Hartarto dan orang-orang dekat sekelilingnya," ujarnya.(ril) 

tag: #  

Bagikan Berita ini :