Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 21 Nov 2019 - 17:36:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Demonstran: Fraksi PSI Sengaja Bikin Gaduh untuk Rusak Citra Anies dan DPRD

tscom_news_photo_1574332608.jpg
Massa aksi dari Gerakan Laskar Pro 08 menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (21/11/2019). (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Puluhan massa dari Gerakan Laskar Pro 08 menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Dalam orasinya, mereka mengkritik ulah Fraksi PSI yang telah membuat kisruh lembaga legislatif Jakarta pasc politikus PSI William Aditya Sarana mempostingrancangan usulan anggaran dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD 2020, ke media sosial (medsos).

Massa aksi sempat kecewa lantaran tidak ditemui oleh anggota Fraksi perwakilan PSI.

"Tuan William dimana anda? Kenapa tidak mau menemui kami? Anda telah membuat geger seakan-akan telah menemukan penyelewengan uang rakyat," kata seorang orator dari atas mobil komando.

Dia menyebutWilliam sebagai salah satu anggota DPRD seharusnya ikut membereskan kejanggalan anggaran yang akan menjadi cikal bakal APBD DKI 2020. Bukan malahmelemparnyake publik hingga timbul kegaduhan di masyarakat.

"Apa yang dilakukan PSI dengan mengumbar anggaran janggal ke sosial media (sosmed) hanya bikin kisruh. Mereka sengaja bekerja serampangan dengan maksud membuat kekacauan di Pemprov DKI dan DPRD DKI," tegasnya.

Dia pun meminta PSI tidak menjadikan DPRD sebagai panggung untuk mencari popularitas. Karena, menurutnya, Dewan bukan lembaga pencitraan.

"PSI jangan juga menjadikan DPRD sebagai panggung untuk melampiaskan kebencian kepada Anies," terang dia.

"Bekerja lah yang bener. Silakan kawal uang rakyat, tetapi dengancara-cara yang juha benar dalam menjalankan tugas konstitusionalnya mengawasi anggaran Pemprov DKI. Jangan buat gaduh," sambungnya.

Dia menilai, ribut-ribut rancangan anggaran Lem Aiobon kemarin merupakan propaganda Fraksi PSI yang ingin membuat persepsi jahat kepada Anies dan Dewan lama, bahwa Anies dan anggota dewan sedang berupaya mencuri uang rakyat.

"Fraksi PSI ini sengaja bikin gaduh untuk merusak citra Anies dan DPRD.Partai baru ini, sengaja ingin membuat kekacauan dan kisruh di Jakarta," cetus dia.

Karenanya, pria berkacamata itu meminta masyarakat Jakarta tidak gampang terprovokasi oleh ulah PSI yang mengatasnamakan wakil rakyat Jakarta.

"Wahai PSI, Cebong dan Kampret sudah selesai. Jokowi dan Prabowo sudah bersatu. Jangan membuat kekacauan di Jakarta, bekerja lah sesuai tugas dan fungsi dewan," katanya.

Dia mengaku mendukung penuh DPRD dalam rangka mengawasi proses penyusunananggaran di Pemprov DKI Jakarta. Namun, dengan tetap mengacu pada mekanisme kerja di DPRD DKI. (Alf)

tag: #dprd-dki  #psi  #pemprov-dki  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Kadis Pariwisata Ingin Tempat Wisata Jakarta Dibuka secara Bertahap

Oleh windarto
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta akan membuka tempat wisata dan hiburan di Jakarta secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan kondisi ...
Jakarta

Usung Prinsip B to B, PT Food Station Dukung Inisiatif Gerakan Berbagi di Masa Pandemi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dalam masa pandemi Covid-19 ini, yang dihadapi masyarakat tidak saja ancaman akan paparan virusnya namun juga dampak ekonominya berupa terganggunya program ketahanan ...