Oleh Sahlan_ake pada hari Selasa, 18 Feb 2020 - 21:51:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Penyebab Kegagalan Anies dalam Menangani Banjir di Jakarta

tscom_news_photo_1582037500.jpg
Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Jogamengatakan, kegalan Gubernur DKI JakartaAnies Baswedandalam mengatasi segala persoalan di DKI Jakarta, seperti banjir. Salah satu penyebabnya, dikarenakan Anies tidak melanjutkan program gubernur terdahulu seperti Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Salah satu program gubernur terdahulu seperti normalisasi kali, yang pada kepemimpinan Anies tak jelas kelanjutanya. Alhasil, banjir melanda Ibu Kota pada awal tahun ini.

"Upaya yang telah dirintis Pak Jokowi dan kemudian dilanjutkan Pak Ahok dengan lebih giat lagi dalam menangani banjir sayangnya tidak dilanjutkan oleh Pak Anies," kata Nirwono saat dihubungi, Selasa (18/2/2020).

Menurut dia, banjirdi awal tahun membuktikan tidak ada upaya serius dariAniesBaswedan dalam mengantisipasi dan menangani banjir Jakarta.

Dia berujar, gubernur Jakarta sebelumnya, Joko Widodo sudah mulai upaya penanganan banjir dengan merevitalisasi Waduk Pluit, Jakarta Utara dan Waduk Ria Rio, Jakarta Timur. Di era Jokowi ini juga pemerintah DKI menyosialisasikan dan merencanakan penataan bantaran kali sekaligus relokasi warga.

Program ini dilanjutkan mantan Gubernur Ahok. Ahok, Nirwono merinci, telah merealisasikan penataan Kali Ciliwung di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Dapat terwujud setelah sekian gubernur DKI tidak pernah berhasil menatanya serta pembongkaran bangunan di atas saluran air juga banyak dilakukan, dan pembebasan lahan untuk pembangunan waduk-waduk baru juga dilakukan," jelas dia.

tag: #anies-baswedan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...