Berita

Wapres Ma’ruf Amin: Sebaiknya Tidak Mudik Lebaran Tahun Ini

Oleh Aries Kelana pada hari Kamis, 26 Mar 2020 - 15:39:15 WIB

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1585211955.jpg

Ma'ruf Amin (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Bulan puasa semakin dekat. Biasanya sebagian warga memilih mudik unuk nyekar ke makam orang tua atau sanak saudara, menjelang datangnya bulan Ramadhan. Jumlah yang mudik makin bertambah ketika tiba datangnya Lebaran.

Namun kali ini mereka terhalang oleh mewabahnya COVID-19. Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menganjurkan agar warganya tidak mudik lebaran pada tahun ini. Sebab risikonya mungkin terjadi di dalam perjalanan.

Apalagi mereka menggunakan kendaraan umum seperti bus dan kereta api serta pesawat terbang. Mereka rentan tertular virus Corona. Juga ketika berilsaturahmi di kampung halaman. Perlu diketahui pada tahun 2019, jumlah pemudik dari Jakarta Bogor, Depok, Tangerang Bekasi berjumlah 14,9 juta orang.14,9 juta orang

"Ada bahaya yang mungkin terjadi di perjalanan maupun di kerumunan ketika di kampung halaman," ujar Ma"ruf kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Pemerintah memang belum memutuskan untuk melarang mudik pada saat lebaran, karena masih dua bulan lagi hari raya umat Islam itu. Pemerintah masih memantau perkembangan CIVID-19.

Karena itu, Ma’ruf meminta pemerintah daerah mengawasi perkembangan penyakit itu selama bulan puasa dan menjelang Lebaran.

Kekawatiran Ma’ruf beralasan. Sebab, salah satu supir angkutan kota antar provinsi jurusan Wonogiri-Bogor sudah dinyatakan positif COVID-19. Setelah sempat dinyatakan negatif dan dipulangkan, supir itu dimasukkan lagi ke rumah sakit, setelah Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, menyatakan positif.

Ini timbul kekawatiran karena selama ia terlihat sehat secara fisik mengemudikan bus yang mengangkut puluhan penumpang bus tadi. Sehingga ada kemungkinan satu dari penumpang tertular.

Kemungkinan itu bisa saja terjadi mengingat jumlah warga yang mudik ke Wonogiri lumayan banyak. Kepala Terminal Induk Tipe A Giri Adipura Wonogiri, Agus Hasto Purwanto mengatakan bahwa sampai 22/3/2020, jumlah penumpang mencapai 2.625 pemudik dengan menggunakan 131 bus.

“Arus warga yang balik ke Jakarta pun tidak sedikit. Sebelas hari terakhir jumlah warga yang berangkat ke Jakarta mencapai 15.489 orang,” ujar Agus. Itu baru ke Wonogiri, belum termasuk ke kota-kota lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Maka, tak heran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setuju dengan anjuran Wapres agar tak mudik pada tahun ini. "Saya setuju itu. Disuruh tinggal dulu di rumah, jangan kemana-mana dulu dua minggu sampai sebulan. Itu nanti virus mati sendiri sudah tidak tersebar," tutur Daeng M Faqih, Ketua IDI.
 

tag: #maruf-amin  #corona  #lebaran  
Advertisement

Bagikan Berita ini :

Aplikasi TeropongSenayan.com

Advertisement

JakOne Samsat

Advertisement