Oleh Alfin Pulungan pada hari Jumat, 22 Mei 2020 - 17:14:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Bocornya Data DPT, KPU Sebut Data Bersifat Terbuka

tscom_news_photo_1590141618.jpg
Tangkapan layar akun Twitter @underthebreach yang pertama kali mengungkap kebocoran data DPT KPU (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi soal informasi bocornya 2,3 Juta data daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu. Kabar perihal kebocoran data DPT KPU ini pertama kali diungkap oleh akun Twitter @underthebreach pada Kamis (21/5/).

Data tersebut berisi sejumlah informasi sensitif: Nama lengkap, nomor kartu keluarga, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tempat dan tanggal lahir, alamat rumah, serta beberapa data pribadi lainnya.

Komisioner KPU RI Viryan Aziz membenarkan kabar bocornya data milik KPU. Ia mengatakan data tersebut merupakan dokumen digital atau soft file yang bersifat terbuka untuk memenuhi kebutuhan publik. Adapun data yang dibocorkan untuk dijual itu adalah salinan digital DPT Pemilu 2014.

"Data KPU tersebut dikeluarkan sesuai regulasi dan untuk memenuhi kebutuhan publik bersifat terbuka," katanya kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).


TEROPONG JUGA:

> Antisipasi Data Bocor, Komisi I: Tingkatkan Kewaspadaan Siber di Musim Pandemi


Viryan mengatakan soft file data KPU tersebut berformat PDF. Penyelidikan tim KPU mengungkapkan bahwa gambar yang dibagikan memperlihatkan metadata tanggal 15 November 2013. Saat ini, kata Viryan, pihaknya masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengantisipasi hal-hal lain yang tidak diinginkan.

"KPU RI sudah bekerja sejak tadi malam menelusuri berita tersebut lebih lanjut, melakukan cek kondisi internal dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," katanya.

Selain itu, Viryan juga menanggapi ihwal ancaman hacker tersebut yang akan membocorkan sebanyak 200 juta data DPT Pemilu. Viryan menegaskan bahwa pada Pilpres tahun 2014 jumlah DPT tidak mencapai 200 juta DPT. "Melainkan 190 juta," tandasnya.

tag: #data  #kpu  #hacker  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Satgas Covid-19 DPR Tinjau Protokol New Normal ke Kemenkes

Oleh Bachtiar
pada hari Rabu, 27 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI meninjau persiapan protokol-protokol yang akan digunakan untuk menghadapi new normal atau tatanan normal baru ke Kantor ...
Berita

Satgas Covid-19 DPR Sambangi Kemenkes Ada Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI meninjau persiapan protokol-protokol yang akan digunakan untuk menghadapi new normal atau tatanan normal baru ke Kantor ...