Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 05 Jun 2020 - 06:56:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Masa Transisi Toko Akan Diterapkan Ganjil Genap, Ini Dia Sistemnya

tscom_news_photo_1591315011.jpg
Toko di Jakarta (Sumber foto : Ilustrasi)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan sistem ganjil genap untuk toko-toko yang akan dibuka pada fase pertama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atauPSBB transisi.

"Toko dengan nomor ganjil buka di tanggal ganjil, toko dengan nomor genap dibuka di tanggal genap," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (4/6/2020).

Secara resmi Anies Baswedan telah membuka kegiatan sosial dan ekonomi secara bertahap pada fase pertama masa transisi PSBB yakni selama bulan Juni 2020 terhitung mulai Jumat (5/6) hari ini.

Pembukaan secara bertahap ini diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat di antaranya kewajiban penggunaan masker, menjaga jarak fisik, kapasitas aktivitas hanya dibolehkan untuk 50 persen, mencuci tangan, serta membatasi jam operasional.

Pembukaan toko dan pusat perbelanjaan masuk dalam fase pertama yang dibuka di masa transisi tersebut yakni pada tanggal 8-14 Juni 2020.

Anies menyebutkan, akan menyampaikan secara detail protokol kesehatan untuk pertokoan dan pusat perbelanjaan nantinya.

Sebagai contoh misalnya, pasar dibuka dengan kapasitas 50 persen, artinya kios-kios toko di dalamnya dibuka berdasarkan harinya.

"Jadi prinsip-prinsip seperti ini yang akan kota gunakan di semua sektor. Harapannya adalah tadi, sehat aman produktif," kata Anies.

tag: #psbb  #covid-19  #anies-baswedan  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Jakarta

Anggota Komisi B DPRD DKI Pastikan Paket Bansos Produksi PT Food Station Sesuai Ketentuan

Oleh windarto
pada hari Selasa, 07 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Paket bantuan sosial (bansos) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang disiapkan oleh PT Food Station Tjipinang Jaya sesuai dengan yang diminta oleh Dinas ...
Jakarta

Reklamasi Ancol Hanya Menguntungkan Pengelola Bukan Masyarakat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat tata kota Universitas Trisakti Yayat Supriatna menilai reklamasi Ancol  hanya akan menguntungkan pihak pengelola, ketimbang warga Jakarta itu sendiri. ...