Oleh Rihad pada hari Minggu, 12 Jul 2020 - 22:39:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Ada Lebam di Tengkuk, Sebelum Dibunuh, Editor Metro TV Dianiaya Dulu

tscom_news_photo_1594568364.jpg
Foto korban YP (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polres Metro Jakarta Selatan terus menelusuri kasus dugaan pembunuhan salah satu editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polisi menyebutkan, terdapat luka lebam di tubuh korban. “Dari hasil autopsi korban, ada dugaan korban sebelumnya dianiaya terlebih dahulu,” ujar Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwan Susanto, pada Minggu 12 Juli 2020. Luka lebam yang dimiliki oleh korban diduga disebabkan oleh benturan benda tumpul. Irwan juga menjelaskan bahwa luka lebam tersebut terdapat pada tengkuk sebelah kiri korban.

Sebelumnya diketahui pria berusia 26 tahun tersebut ditemukan tewas di Tol JORR Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat, 10 Juli 2020.

Kronologi temuan jenazah YP berawal dari temuan sepeda motor jenis warna putih dengan nomor polisi B 6750 WHC. Sepeda motor tersebut ditemukan oleh empat warga pada Rabu, 8 Juli 2020 terparkir di warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin dan tidak terlihat pemilik sepeda motor.

Keempat warga tersebut pun meminta untuk menghubungi pihak Polsek Pesanggrahan untuk membawa motor tersebut.

Sehari setelah temuan sepeda motor itu, pada Jumat, 10 Juli 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, Arifin, Ketua RT 08 diberitahukan oleh tiga anak kecil ada sesosok mayat laki-laki tertelungkup di pinggir jalan Tol JORR.

Cerita Orang Ketiga

Teman dekat korban, Suci menceritakan sisi lain dari Yodi. Suci menyatakan ada kehadiran orang ketiga di hubungannya dengan Yodi. Seorang wanita yang mengaku menyukai kekasihnya itu merupakan rekan kerja Yodi. "Sempat emang ada kayak ada orang ketiga cewek yang suka sama dia, satu kantor," kata Suci kepada media.

Suci mengatakan wanita itu merasa Yodi lebih dekat dengannya dibanding Suci. Wanita itu pun merasa sakit hati karena beberapa hari terakhir Yodi menjaga jarak dengannya.

.

Namun, Suci tak bisa memastikan apakah masalah asmaranya itu menjadi motif penusukan kekasihnya. Saat ini yang bisa ia lakukan hanya berdoa semoga siapa pun pelaku pembunuhan segera tertangkap. "Saya sih positif aja ya kalau emang bukan dia, ya orang lain juga semoga cepat ketangkep juga," kata Suci.

tag: #yodi  #polda-metro-jaya  #metro-tv  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement