Oleh Alfin Pulungan pada hari Rabu, 09 Sep 2020 - 08:41:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Curhat Menteri Agama Soal Sertifikasi Penceramah: Yang Menolak Tetap Didekati

tscom_news_photo_1599615698.jpg
Menteri Agama Fachrul Razi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Agama (Kemenag) Fachrul Razi mengakui program sertifikasi dai yang digagas lembaganya memang banyak mendapat penolakan. Ia mengklaim pihak-pihak yang menentang itu bukan lantas dianggap sebagai lawan. Justru, kata dia, Kemenag akan melakukan pendekatan hingga program tersebut bisa diterima.

"Kami akan lakukan pendekatan lebih jauh, kami ingin semuanya bisa menerima dengan baik karena memang tujuannya baik untuk kepentingan umat dan bangsa di masa depan," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 8 September 2020.

Fachrul pun mengaku beberapa kali sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait program penceramah bersertifikat, termasuk perwakilan penceramah atau dai. Hasilnya, ia mengklaim, sudah banyak titik terang yang didapatkan.

"Selama kami lakukan koordinasi umumnya didapat kesepahaman," kata Fachrul

Fachrul menjelaskan, program penceramah bersertifikat bertujuan meningkatkan kompetensi individu di bidang dakwah. Program ini akan melibatkan sejumlah lembaga seperti Majelis Ulama Indonesia, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Lembaga Ketahanan Nasional, dan ormas-ormas Islam.

"Program ini terbuka dan direncanakan untuk 8.200 pegiat dakwah dan bersifat suakrela," kata Fachrul.

Menurutnya, ada tiga tahapan dalam program tersebut. Pertama, dimulai dari penilaian atas pengembangan individu. Kedua, fiqih dakwah dan pelatihan kemampuan berbingkai moderasi beragama, metodologi keislaman, keterampilan dakwah era digital, konten moderasi beragama, dan wawasan kebangsaan. Ketiga, monitoring, evaluasi, dan rencana tindak lanjut partisipan pendampingan uji efektivitas program dan implementasi lapangan.

tag: #fachrul-razi  #kementerian-agama  #komisi-viii  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Teropong Public Relation Award 2020
advertisement
Teropong Democracy Award 2020
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ini Dia Teladan Demokrasi di Teropong Democracy Award 2020

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Rabu, 28 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --  Tantangan terbesar Indonesia sepanjang 2020 adalah mewujudkan ketahanan demokrasi. Hanya dengan upaya membangun ketahanan demokrasi, maka sistem politik demokratis ...
Berita

Bantu Para Guru dan Murid, Ibas Salurkan WIFI Gratis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dream Big, Work Hard and Never Give Up, begitulah pesan Edhie Baskoro Yudhoyono kepada para peserta yang hadir pada acara Program Nasional Partai Demokrat Penyerahan ...