Oleh Alfin Pulungan pada hari Jumat, 18 Sep 2020 - 12:06:25 WIB
Bagikan Berita ini :

Kemenag Ubah Sertifikasi Penceramah Jadi Penguatan Kompetensi, Kenapa?

tscom_news_photo_1600405519.jpeg
Menteri Agama Fachrul Razi (kanan) dan Wakilnya Zainut Tauhid (kiri) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kementerian Agama (Kemenag) mengubah program sertifikasi ulama menjadi program Penguatan Kompetensi Penceramah. Perubahan nama tersebut dilakukan menyikapi berbagai kritikan dan penolakan yang dilontarkan publik soal sertifikasi penceramah.

"Program ini bernama Penguatan Kompetensi Penceramah Agama. Tidak ada lagi istilah penceramah bersertifikat untuk menghindari berbagai polemik yang muncul dan kami juga menghindari dikotomi dai bersertifikat dan tidak bersertifikat," kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi dalam keterangan resmi Kemenag, Jumat, 18 September 2020.

Zainut menjelaskan program dengan nama yang baru ini tak lagi soal sertifikasi agama, namun lebih kepada pembinaan teknis dalam rangka penguatan kompetensi penceramah atau dai. Program ini tidak hanya dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam, tapi juga Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, serta Pusat Pembinaan dan Pendidikan (Pusbindik) Khonghucu.

“Bukan sertifikasi. Tidak ada paksaan untuk mengikuti program ini. Sifatnya sukarela. Karenanya, yang tidak ikut Bimtek juga tidak terhalang haknya untuk terus berdakwah,” kata dia.

Melalui program tersebut, Kemenag berharap bisa mendorong peran para penceramah lebih luas lagi dalam pembangunan bidang agama, sehingga dapat memenuhi tuntutan zaman dan sekaligus meneguhkan perannya di tengah modernitas.

“Kegiatan ini kita semua berharap agar para penceramah bertambah wawasan serta kompetensi keilmuannya, dan memiliki integritas kebangsaan yang tinggi untuk mensyiarkan keberagamaan yang moderat langsung kepada masyarakat," kata Zainut.

tag: #sertifikasi-penceramah  #kementerian-agama  #fachrul-razi  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Soal Wacana Vaksin Mandiri, Aleg PDIP: Harus Dilihat Dari Perspektif yang Tepat

Oleh Yoga
pada hari Jumat, 22 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-  Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen mengatakan, opsi pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk vaksin mandiri, harus dilihat dalam persepektif yang ...
Berita

PKS: Pemerintah Harus Cermat dalam Mengelola Komponen Cadangan Pertahanan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 2021 tentang pelaksanaan UU RI No. 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan ...