Berita
Oleh Aditya AF pada hari Wednesday, 03 Mar 2021 - 08:30:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Pentagon Klaim Serangan Udara AS Tewaskan Pejuang Iran

tscom_news_photo_1614704486.jpeg
Pentagon Akui Serangan Udara AS Tewaskan Pejuang Iran (Sumber foto : ist)

JAKARTA ( TEROPONG SENAYAN ) -- Satu pejuang yang didukung Iran tewas dan dua lainnya terluka selama serangan udara pekan lalu yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) di Suriah . Hal itu diungkappkan seorang pejabat Pentagon .

"Sepertinya satu anggota milisi tewas, dan dua lainnya luka-luka,", kata juru Bicara Pentagon John Kirby seperti dikutip dari Al Araby, Selasa (2/3/2021).

Pekan lalu, pasukan AS menggunakan dua jet tempur untuk menjatuhkan tujuh amunisi berpemandu presisi di dua proksi Iran di sepanjang perbatasan Suriah-Irak. Pentagon mengatakan serangan itu menghancurkan sembilan fasilitas di dekat perbatasan Al-Boukamal.

"Kami akan terus menilai dan jika itu berubah, kami pasti akan memberi tahu Anda," kata Kirby saat konferensi pers.

AS mengaku tidak tahu kewarganegaraan pejuang pro Iran yang terbunuh.Ditanya apakah intelijen mungkin telah bocor sebelum operasi, Kirby berkata: "Kami tidak memiliki indikasi itu."

Menanggapi laporan bahwa serangan itu tidak memiliki efek operasional nyata pada milisi, Kirby mengatakan serangan itu dirancang untuk melakukan dua hal.

"Untuk menghapus senyawa itu dari pemanfaatannya sebagai titik kontrol masuk dari Suriah ke Irak dan untuk mengirim sinyal yang sangat kuat bahwa kami tidak akan mentolerir serangan terhadap rakyat kami dan mitra Irak kami," jelasnya.

Pernyataan ini seolah mempertegas apa yang dikatakan oleh Biden pada beberapa hari yang lalu. Menurutnya, serangan yang dilakukan atas perintahnya itu adalah sebuah peringatan bagi Iran. Secara khusus ia menyampaikan pesan sederhana untuk Teheran.

”Anda tidak dapat bertindak dengan kekebalan, hati-hati!,” kata Biden.

Pemerintah Presiden Bashar al-Assad mengutuk keras serangan rudal oleh dua jet tempur F-15 AS di Suriah yang diperintahkan Presiden Joe Biden. Damaskus menyebutnya sebagai agresi pengecut.

Sedangkan Iran menyebut AS berusaha untuk menghidupkan kembali terorisme di wilayah Suriah dan mendukung Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS).

tag: #amerika-serikat  #pembunuhan  #iran  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tol Japek II Elevated Diganti Nama Tol Layang Sheikh MBZ, Inilah Profilnya

Oleh Rihad
pada hari Senin, 12 Apr 2021
Beredar kabar Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated diganti nama  Tol Layang MBZ (Sheikh Mohamed Bin Zayeb). Di mana dalam rangka pergantian nama tersebut, akan dilakukan penutupan ...
Berita

Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Hanya 10 Rakaat

Pemerintah Arab Saudi akan mempersingkat rakaat salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, menjadi 10 rakaat dari 20 rakaat. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Kepala ...