Berita
Oleh Rihad pada hari Saturday, 06 Mar 2021 - 09:59:00 WIB
Bagikan Berita ini :

KLB Demokrat Mencederai Nalar Demokrasi

tscom_news_photo_1614998961.jpeg
Ariady Achmad (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setelah sempat membantah akan melakukan kudeta, akhirnya Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko akhirnya bersedia dikukuhkan sebagai Ketua Umum Demokrat. Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres luar biasa (KLB) yang berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara. KLB ini digelar oleh kubu yang berseberangan dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono pada Jumat (5/3/2021).

Menanggapi kejadian itu, Ariady Achmad, mantan anggota DPR, menyatakan apa yang dilakukan Moeldoko akan merusak jalannya demokrasi yang diperjuangkan sejak reformasi 1998 hingga saat ini. "KLB Demokrat yang telah memilih Moeldoko sebagai ketua umum Demokrat mencederai nalar Demokrasi," katanya.

Ariady Achmad menyatakan bangsa Indonesia sudah berkomitmen untuk menjalankan demokrasi dengan benar sejak reformasi 1998. "Itu harus diperjuangkan dan ditegakkan oleh siapapun termasuk Moeldoko," ujarnya kembali.

Ariady Achmad berharap Presiden Joko Widodo menegur Moeldoko agar bertindak sesuai tugasnya sebagai kepala kantor staf presiden. Jika tindakan Moeldoko tidak ditegur dikhawatirkan akan menjadi preseden, dimana kekuasaan ikut mencampuri urusan dalam negeri partai.

Peristiwa KLB Demokrat mengingatkan pada peristiwa 27 Juli 1996, atau yang dikenal dengan Kudatuli. Saat itu kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) diambil alih paksa lewat pertumpahan darah.

Peristiwa Kudatuli bahkan disebut sebagai salah satu peristiwa terkelam dalam sejarah demokrasi, terutama terkait dualisme partai politik di Indonesia. Sebelum sampai ke kerusuhan, hampir satu dekade lamanya PDI mengalami konflik internal. Bergabungnya Megawati ke PDI pada 1987 meresahkan banyak pihak, terutama pemerintah Orde Baru yang dipimpin Presiden Soeharto saat itu.

tag: #partai-demokrat  #moeldoko  #ahy  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Jawa Tengah Siapkan Skenario Arus Mudik Nekad yang Bisa Capai 4,6 Juta Orang

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 13 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan keputusan pelarangan mudik dari pemerintah pusat sudah tepat. Sebab, dari pengalaman sebelumnya selalu terjadi lonjakan ...
Berita

Himbauan Kemenkes tentang Tata Cara Tarawih

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Meski pemerintah membolehkan shalat tarawih, protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat. "Diimbau tidak membawa anak berusia di bawah 10 tahun Atau untuk ...