Berita
Oleh Bachtiar pada hari Kamis, 23 Sep 2021 - 12:31:57 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Impor Baja, Sartono: 7 Tahun Pembangunan Infrastruktur Jadi Paradoks

tscom_news_photo_1632375117.jpg
Sartono Hutomo Politikus Partai Demokrat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Sartono Hutomo menyoroti peningkatan impor baja selama periode Januari-Agustus 2021.

"Perlu keseriusan menyerap produksi baja dalam negeri. Kita tahu bersama kebijakan pembangunan infrastruktur ini begitu besar 7 tahun terakhir, namun menjadi paradoks bagi banyak Industri dalam negeri," tegas Politikus Demokrat itu, Kamis (23/9/2021).

Dalam konteks produksi baja dalam negeri, Kepala Departemen Ekonomi Nasional Partai Demokrat ini mengakui, jika situasi Krakatau Steel sendiri sudah sangat kompleks.

"Terkait Krakatau Steel ini sudah sangat kompleks, perlu keberpihakan lebih dari Pemerintah. Tidak terbatas di pembangunan pabrik baru," tegas Sartono.

Hal tersebut, tegas Sartono, perlu dilakukan lantaran jika Krakatau Steel mendapatkan keuntungan juga akan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.

"Keberadaan BUMN itu Kalau untung tentu tidak hanya menyumbang dividen bagi negara tapi punya efek kepada masyarakat, lewat program- program PKBL," tandas Sartono.

tag: #baja-impor  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Perputaran Dana Judol Turun, Waka Komisi I DPR Dorong Penanganan Makin Disiplin Terutama dalam Penegakan Hukum

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 29 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyambut baik tren penurunan perputaran dana judi online (judol) di Indonesia. Ia pun mendorong Pemerintah semakin sistematis dan ...
Berita

Puan: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak-anak Putus Sekolah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPR RI Puan Maharani menilai temuan mengenai sekitar 6.000 anak putus sekolah di Kota Bogor, Jawa Barat, harus menjadi alarm bagi Pemerintah bahwa tantangan ...