Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 23 Mei 2023 - 23:02:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Meutya Hafid Dorong Generasi Muda Terjun Dunia Politik

tscom_news_photo_1684857733.jpg
Wibinar Komisi I DPR dan Menkoinfo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mendorong untuk memotivasi para anak muda untuk dapat terjun ke dunia politik, sebagai politisi muda. Sehingga kekuatan anak muda dalam parlemen menjadi lebih banyak.

“Generasi muda saat ini, harus dapat menggunakan kekuatan anak mudanya karena dalam parlemen. Kekuatan tersebut sangat dibutuhkan," katanya dalam webinar dengan tema “Partisipasi Generasi Muda Dalam Politik Demokrasi”, Selasa (23/5/2023).

Meutya juga mengatakan, di era digital saat ini kesempatan bagi anak muda untuk terjun ke Politik. Karena lebih mudah untuk melakukan pengenalan ke masyarakat luas melalui media sosial dan aplikasi video conference, tanpa harus door to door dari satu acara ke acara lainnya.

Sementara, Uni Lubis selaku Pimpinan Redaksi IDN Times mengatakan, bahwa generasi muda saat ini tidak serta merta memilih calon yang muda. Tetapi, kata ia, malah cenderung akan memilih calon yang sudah memiliki pengalaman, track record, dan juga rekam jejak yang baik pada Pemilu 2024 nanti.

“Menurut IDN Millenial Report, lebih dari 70 persen anak muda dari 4000 responden di 12 kota besar di Indonesia, sangat optimis dalam berpatisipasi pada Pemilu 2024. Mereka akan memilih para calon dengan pertimbangan visi dan misi, values, integritas, dan juga rekam jejak yang baik," katanya.

“Anak muda juga peduli terhadap pengalaman yang dimiliki oleh para calon yang ada. Hal ini dikarenakan anak muda tidak akan mau mempercayakan suaranya kepada calon yang minim pengalaman," katanya menambahkan.

Anak muda seharusnya, kata ia, jangan hanya dibutuhkan suaranya saja dalam pemilu, tetapi juga harus mampu menyampaikan aspirasinya secara langsung. "IDN Times termasuk salah satu wadah bagi anak muda untuk memberikan aspirasi atau pertanyaan seputar politik yang nantinya akan disampaikan kepada partai politik, para calon legislator, serta para calon presiden," ucapnya.

Sementara, Puteri Komarudin selaku Anggota Komisi XI DPR RI menyetujui pendapat Uni Lubis bahwa anak muda tidak akan serta merta memilih calon yang masih muda juga untuk mengisi kursi pemerintahan. Karena harus mempertimbangkan pengalaman, visi dan misi, integritas, dan sebagainya.

“Pada tahun 2019, terdapat 16,5 persen atau sekitar 72 orang dari 8 fraksi yang usianya masih di bawah 40 tahun. Sekarang sudah tahun 2023, sehingga beberapa orang yang terpilih pada tahun 2019, saat ini usianya lebih dari 40 tahun," katanya.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Lainnya
Berita

Jaringan Nasional Anti Perdagangan Orang Akan Selenggarakan Pertemuan Nasional di Batam

Oleh Fath
pada hari Senin, 22 Jul 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)– Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO) akan menyelenggarakan Pertemuan Nasional pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2024 di Yelloo Hotel, ...
Berita

Nasdem Resmi Dukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Partai Nasdem menyatakan siap mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta dalam kontestan Pilkada 2024. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Nasdem ...