Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 28 Apr 2026 - 19:13:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Gavriel P. Novanto Dorong Penguatan Pertahanan Semesta untuk Jaga Kedaulatan Negara di Era Modern

tscom_news_photo_1777378397.jpg
Gabril Novanto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi Digital bertema “Pertahanan Semesta: Penguatan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dalam Menjaga Kedaulatan Negara di Era Modern” pada Selasa (28/4) pukul 14.00 WIB di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman publik mengenai pentingnya sistem pertahanan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Hadir sebagai narasumber utama, Gavriel P. Novanto menegaskan bahwa pertahanan negara di era modern tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat melalui konsep pertahanan semesta.

Menurut Gavriel, tantangan kedaulatan negara saat ini berkembang sangat cepat, mulai dari ancaman siber, disinformasi, konflik geopolitik, gangguan ekonomi global, hingga kejahatan lintas negara. Karena itu, sistem pertahanan nasional harus adaptif, modern, dan berbasis kolaborasi nasional.

“Pertahanan semesta adalah kekuatan kolektif bangsa. Menjaga kedaulatan negara bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh rakyat Indonesia,” ujar Gavriel.

Ia menjelaskan bahwa konsep Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) merupakan strategi nasional yang relevan hingga saat ini, karena menempatkan rakyat sebagai kekuatan pendukung utama dalam menjaga stabilitas dan ketahanan negara.

Dalam paparannya, Gavriel juga menyoroti pentingnya literasi digital sebagai bagian dari pertahanan nasional. Menurutnya, masyarakat harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi, menangkal hoaks, serta menjaga persatuan di ruang digital agar tidak mudah terpecah oleh provokasi.

“Di era modern, ancaman tidak selalu datang secara fisik. Serangan informasi dan disinformasi dapat melemahkan persatuan bangsa. Karena itu, masyarakat yang cerdas digital adalah bagian penting dari pertahanan negara,” tegasnya.

Sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Gavriel menambahkan bahwa penguatan sektor pertahanan nasional harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia, penguasaan teknologi, dan peningkatan kesadaran kebangsaan generasi muda.
Turut hadir sebagai narasumber, Sadjan, yang menyoroti pentingnya strategi komunikasi publik dalam memperkuat semangat nasionalisme dan ketahanan masyarakat terhadap pengaruh negatif globalisasi.

Sementara itu, Muhammad Sutisna menjelaskan pentingnya dimensi maritim dalam sistem pertahanan Indonesia sebagai negara kepulauan. Ia menilai wilayah laut harus menjadi perhatian utama dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.
Kegiatan yang dipandu oleh MC Azizah dan dimoderatori oleh Aher Budiantoro ini berlangsung dinamis dan interaktif dengan partisipasi peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas, akademisi, hingga masyarakat umum.

Diskusi berkembang pada pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat luas dalam memperkuat pertahanan semesta sebagai fondasi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Acara kemudian ditutup dengan penampilan hiburan dari DG Band, yang menambah semangat kebersamaan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kedaulatan negara membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Dengan persatuan, kesadaran kebangsaan, dan kesiapan menghadapi tantangan modern, Indonesia diyakini mampu memperkuat sistem pertahanan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement