Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 01 Okt 2026 - 19:22:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Habib Aboe Ucapkan Selamat kepada Kapolri Baru: Kepercayaan Publik dan Reformasi Polri Harus Jadi Prioritas

tscom_news_photo_1790857330.png
Komjen Pol. Suyudi Ario Seto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyampaikan ucapan selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas amanah dan tanggungjawab yang baru sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Komjen Pol. Suyudi Ario Seto telah mendapat persetujuan DPR RI dalam Rapat Paripurna pada Kamis, 1 Oktober 2026. Dalam proses uji kelayakan dan kepatutan, Suyudi mengusung visi “Polri Bersama Masyarakat”.

Habib Aboebakar berharap pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum untuk memperkuat reformasi Polri sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Kita berharap kepemimpinan baru ini mampu menerjemahkan visi besar menjadi langkah-langkah konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya dalam keterangan persnya kepada media, Kamis, 1 Oktober 2026.

Menurutnya, tantangan Polri ke depan membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik.

“Kepercayaan publik harus menjadi fondasi utama. Polri harus semakin profesional, modern, transparan, akuntabel, dan semakin dekat dengan masyarakat. Kritik dan masukan publik juga harus menjadi bagian dari proses pembenahan institusi,” katanya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan gagasan yang disampaikan Suyudi dalam uji kelayakan dan kepatutan, termasuk komitmennya untuk memberikan ruang terhadap kritik masyarakat serta memperbaiki pola pelayanan dan penanganan laporan agar tidak bergantung pada fenomena no viral, no justice.

Habib Aboe juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam agenda pemberantasan narkotika. pengalaman Suyudi di Badan Narkotika Nasional (BNN) dapat menjadi modal untuk memperkuat sinergi antara Polri dan BNN.

“Pengalaman beliau di BNN tentu menjadi modal penting. Kita berharap sinergi Polri dan BNN semakin kuat, terutama dalam membedakan penanganan terhadap jaringan pengedar dan bandar dengan pengguna yang membutuhkan rehabilitasi,” ujarnya.

Selain itu, Habib Aboe menekankan pentingnya pembenahan internal Polri, terutama dalam aspek sumber daya manusia, meritokrasi, pengawasan, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Reformasi harus menghasilkan perubahan yang konkret. Ukurannya bukan hanya banyaknya program atau kebijakan, tetapi apakah masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan, merasa aman, mendapatkan kepastian hukum, dan memperoleh keadilan,” tegasnya.

Ia berharap kepemimpinan Suyudi Ario Seto dapat membawa kesinambungan sekaligus pembaruan dalam tubuh Polri.

"Semoga diberikan kekuatan dan petunjuk dalam menjalankan tugas besar ini. Kita berharap Polri semakin profesional, humanis, transparan, dan hadir untuk memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Habib Aboe.

tag: #kapolri  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement