Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 01 Nov 2026 - 10:59:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Lantik PWMA Riau, Ketum PB Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Pesan Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Kemandirian Ekonomi Umat

tscom_news_photo_1793505562.jpg
(Sumber foto : )

PEKANBARU (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), Dr. KH. Jazuli Juwaini, menegaskan bahwa Mathla’ul Anwar harus terus memperkuat perjuangan di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi umat. Hal tersebut disampaikannya dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Pelantikan Pengurus Wilayah Mathla’ul Anwar (PWMA) Riau Masa Khidmat 2026–2031 yang dirangkaikan dengan Workshop Perkoperasian di Kampus USTI Riau, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Staf Khusus dan Deputi Menteri Koperasi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi. Hadir juga Ketua Majelis Amanah PBMA KH Embay Mulya Syarief, Ketua Majelis Fatwa PBMA Prof. Dr. Syibli Syarjaya, LML., M.M. Plt. Gubernur Riau yang diwakili Kadis Koperasi, para ulama, pengasuh pondok pesantren, pengurus PWMA Riau, unsur pemerintah, akademisi, praktisi koperasi, serta keluarga besar Mathla’ul Anwar se-Provinsi Riau.

Dalam arahannya, Jazuli Juwaini menyampaikan bahwa Mathla’ul Anwar yang berdiri di Menes, Banten, pada 1916 memiliki tiga risalah perjuangan utama, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial. Ketiganya harus terus dikembangkan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Dakwah Mathla’ul Anwar adalah dakwah yang menghadirkan kesejukan, ketenteraman, dan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin. Kita harus terus memperkuat ukhuwah dan persatuan umat,” tegasnya.

Jazuli menyampaikan bahwa Mathla’ul Anwar kini memiliki 31 Pengurus Wilayah di berbagai provinsi di Indonesia serta perwakilan di Thailand, Malaysia, dan Belanda. Pada November 2026, PBMA merencanakan pembukaan cabang di Turki dan Belgia, yang selanjutnya akan dikembangkan hingga Mesir. Ia berharap kehadiran Mathla’ul Anwar di Riau semakin memperkuat perjuangan organisasi dalam membangun umat dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan dan dakwah dalam membangun ketahanan moral generasi muda. Menurutnya, orang tua harus menjadi benteng nilai bagi anak-anak, sementara Mathla’ul Anwar harus terus meningkatkan pengetahuan, daya saing, dan kemandirian umat melalui pendidikan dan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dalam pemberdayaan ekonomi, Jazuli menegaskan tantangan kemandirian umat yang harus diperkuat dengan program nyata. Untuk itu PBMA siap berkolaborasi dengan berbagai kementerian termasuk Kementerian Koperasi untuk mengembangkan koperasi masyarakat, koperasi pondok pesantren, dll sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi umat.

“Mathla’ul Anwar adalah milik kita bersama. Mari bergandengan tangan, saling menguatkan, dan bersama-sama membesarkan organisasi agar semakin memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” ajaknya. Ia pun mengucapkan selamat kepada PWMA Riau Masa Khidmat 2026–2031 dan berharap kepengurusan baru mampu memperkuat perjuangan Mathla’ul Anwar di Bumi Lancang Kuning.

*PWMA Riau Siap Berjuang dan Bekerja*

Ketua PWMA Riau terpilih Masa Khidmat 2026–2031, H. Bambang Lukmanul Hakim, menyampaikan bahwa amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan bimbingan para ulama serta dukungan seluruh keluarga besar Mathla’ul Anwar.

Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan organisasi yang telah berdiri sejak 1916, dengan memperluas jangkauan dakwah hingga pelosok Riau serta memperkuat pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Kami ingin pengembangan organisasi berjalan beriringan dengan penguatan dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat. Kami juga berkomitmen menggandeng Kementerian Koperasi untuk mengembangkan koperasi dan koperasi pondok pesantren,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWMA Riau demisioner sekaligus Anggota DPD RI, Kyai Muhammad Mursyid, menyampaikan bahwa kepengurusan Mathla’ul Anwar telah terbentuk di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Mathla’ul Anwar Riau juga telah mendirikan SMP Islam Terpadu Mathla’ul Anwar di Kabupaten Kampar dengan konsep pendidikan gratis yang telah berjalan selama satu tahun dan mulai mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada PBMA dan Pemerintah Provinsi Riau atas dukungan terhadap penyelenggaraan Muswil dan Pelantikan PWMA Riau, serta memohon doa dan dukungan agar Mathla’ul Anwar terus memberikan kontribusi terbaik bagi umat dan masyarakat.

*Apresiasi Pemerintah Terhadap MA*

Amanat Plt. Gubernur Riau SF Haryanto yang dibacakan Kadis Koperasi Taufiq Oesman Hamid mengapresiasi kontribusi Mathla’ul Anwar dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Ia berharap PWMA Riau dapat mengoptimalkan jaringan pendidikan dan pesantren untuk mengembangkan ekosistem perkoperasian di Provinsi Riau.

“Penguatan koperasi di lingkungan Mathla’ul Anwar diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi umat dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Riau berharap sinergi dengan Mathla’ul Anwar terus ditingkatkan demi pembangunan masyarakat Riau yang lebih maju dan mandiri,” ujarnya.

Workshop Perkoperasian yang menjadi rangkaian kegiatan ini menghadirkan Deputi Menteri Koperasi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Destry Anna Sari, S.H., sebagai keynote speaker, serta panelis dari LPDB Koperasi, Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Riau.

Melalui kepengurusan baru ini, PBMA berharap PWMA Riau semakin solid dalam memperkuat pendidikan, dakwah, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat, serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement