Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 15 Okt 2015 - 14:31:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Tanggapi Survei SMRC, Ahok: Teori Saya Benar

6AHOK-LAPOR-ANGGARAN-SILUMAN-KE-KPK-1.jpg
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih menjadi figur terkuat pada survei menyangkut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI yang akan digelar 2017 mendatang.

Setidaknya hal itu tergambar dari hasil survei ‎Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), yang menunjukkan peluang Ahok untuk terpilih di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

Pada survei ini, posisi Ahok lebih tinggi dibanding para calon lawannya. Seperti Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan mantan gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Dalam hasil survei itu, terlihat bahwa warga Ibu Kota Jakarta rupanya masih menginginkan Ahok kembali memimpin.

Menanggapi hal itu, Ahok menyebut, kunci popularitas dirinya yang tinggi merupakan buah dari sikapnya yang selalu jujur dan tak menerima suap selama memimpin DKI Jakarta.

"Teori saya benar. Karena saya selalu yakin, kalau kamu jujur, enggak terima suap, kamu adil, tidak berpihak sama siapapun dan bekerja baik, masyarakat pasti pilih," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Menurut dia, jika pemimpin bekerja dengan amanah, maka ia yakin warga Jakarta akan kembali memilihnya sebagai gubernur.

"Prinsip dan teori ini berlaku selama kamu jujur, adil, amanah, dan fathonah, maka kamu akan dipilih orang," katanya.

Selain itu, Ahok juga yakin, warga Jakarta tidak akan memilih kepala daerah hanya berdasarkan agama, suku, atau etnis tertentu.

Lebih jauh, Ahok mengklaim, selama tiga tahun dirinya memimpin Jakarta mulai dari sejak bersama Jokowi hingga Djarot, dirinya selalu menjalankan tugas sebagaimana mestinya. (mnx)

tag: #pilkada Jakarta 2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...